kesemutan

Tangan Dan Kaki Kesemutan Itu Neuropati?

“Saya itu orangnya seringnya tangan kesemutan. Kaki juga sering Pak. Katanya itu neuropati perifer. Gejala apa tho itu? Dan yang lebih penting, apa obat untuk itu?”. Wadhuh… baru saja ketemu dengan Pak Joko, langsung diberondong dengan banyak pertanyaan.

Saya oke-oke saja. Dan yang lebih penting lagi, bukan hanya Pak Joko. Saya sendiri saja kadang kesemutan, baik di jari atau telapak tangan. Tapi apa itu gejala neuropati perifer?

Penyebab Dan Gejala Neuropati Perifer

Banyak orang yang mengalami kesemutan. Biasanya setelah diam, atau melakukan aktifitas yang berulang dalam waktu lama, akan terasa kesemutan. Ini adalah gangguan syaraf.

Kebanyakan, kesemutan terjadi akibat tidak lancarnya peredaran darah. Banyak faktor yang menyebabkan ketidak lancaran aliran darah ini. Tangan tertindih, atau kaki yang lama menekuk menyebabkan pembeluluh darah terjepit. Akibatnya aliran darah tidak lancar, yang berarti suplai okesigen ke dalam sel, termasuk sel syaraf, terhambat. Pada syaraf, hal ini dirasakan dengan kesemutan. Bisa juga disertai dengan rasa kebas, baal dan kontraksi otot yang melemah.

Kesemutan seperti di atas tidak berlangsung lama. Setelah aliran darah kembali lancar, kesemutan akan hilang dengan senidirinya. Namun jika kesemutan ini berlangsung dalam jangka waktu cukup lama, berulang dan disertai dengan rasa nyeri, ini yang perlu telaah lebih lanjut.

Salah satu penyakit yang berkaitan dengan kesemutan adalah neuropati pertifer. Ini adalah gangguan dan kerusakan syaraf tepi, yaitu suatu sistem syaraf yang mengkoordinasi bagian tubuh perifer seperti tangan, kaki dan bagian tubuh lain, kecuali otak. Untuk otak, disebut dengan sistem syaraf pusat. Selain berhubungan dengan otak, syaraf tepi juga berhubungan dengan sistem syaraf di sunsum tulang belakang.

Terdapat tiga tipe syaraf tepi. Pertama adalah syaraf otonom. Sistem syraf ini bekerja tanpa disadari. Artinya bekerja secara otomatis. Biasanya sistem syaraf ini bekerja pada organ-organ penting seperti jantung, paru-paru, usus dan pembuluh darah.tempe mendoan

Tipe kedua adalah sistem syaraf motorik. Sistem syaraf ini bekerja di bawah kesadaran, dan mengkoordinasi otot-otot gerak, misalnya pada otot tangan dan kaki.

Tipe ketiga adalah sistem syaraf sensorik. Fungsi syaraf ini adalah mengumpulkan/menangkap berbagai rangsang yang diterima tubuh. Sistem syaraf ini melekat pada panca indera, yang mendeteksi adanya sentuhan, tekanan, suhu dan rasa.

Ketika terjadi gangguan pada sistem syaraf tepi ini (neuropati perifer) maka gejala yang timbul sangat beragam, tergantung pada tipe dan organ yang dipengaruhi oleh syaraf yang mengalami gangguan.

Jika syaraf ototnom yang mengalami gangguan, maka dapat terjadi disfungsi organ atau kelenjar. Gejala berkeringat, ketidak mampuan mencerna atau tekanan darah normal yang berubah merupakan gejala terjadinya gangguan pada syaraf ototnom. Sebab, kelenjar keringat, saluran pencernaan, jantung dan pembuluh darah diatur oleh sistem syaraf ototnom.

Jika syaraf motoris yang terganggu, mungkin timbul gejala penurunan kekuatan otot, atau sulit bergerak.

Sedangkan jika syaraf sensoris yang rusak, dapat timbul berbagai gejala yang berkaitan dengan rasa, seperti kesemutan atau nyeri.

Penyebab neuropati perifer terdiri dari banyak sebab. Seringkali hal ini merupakan komplikasi berbagai kondisi mendis yang mendasarinya. Seperti pada penderita diabetes. Kadar gula yang tinggi dapat menyebabkan kerusakan syaraf yang berujung pada neuropati perifer.

Selain itu, berbagai zat yang tidak baik bagi kesehatan, seperti alkohol dan zat-zat lain yang merusak syaraf juga sangat mungkin menyebabkan neuropati. Demikian juga dengan truma dan luka.

Penanganan neuropati perifer bergantung pada penyebab yang mendasarinya. Jika penyebab yang mendasarinya tidak tertangani dengan baik, maka neuropati perifer juga akan sulit untuk disembuhkan.

Obat Neuropati Perifer

Seperti telah diungkapkan, pengobatan neuropati perifer tergantung pada kondisi yang menyebabkannya. Jika merupakan komplikasi diabetes misalnya, maka pengendalian gula darah mutlak dilakukan. Untuk selanjutnya adalah pembeian obat untuk mengembalikan fungsi syaraf kembali normal.

Untuk mengembalikan dan menjaga syaraf berfungsi normal, diperlukan beberapa vitamin neurotropik. Vitamin neurotropik yang bisa menjaga syaraf tetap berfungsi normal adalah vitamin B kompleks (Forneuro, Neurobion, Neuro Sanbe, Farbion).

Mekanisme kerja vitamin B terhadap sistem syaraf belum diketahui dengan pasti. Namun kekurangan vitamin ini dapat menyebabkan kerusakan pada sistem syaraf. Selain itu, berbagai proses metabolisme melibatkab vitamin B. Jadi selain menjaga sistem syaraf, vitamin B juga memperlancar proses metabolisme tubuh.

Obat lain untuk neuropati perifer adalah mecobalamin (Lapibal, Kalmeco, Methycobal, Mevrabal). Mecobalamin adalah salah satu bentuk dari vitamin B 12, yang juga terlibat dalam pembentukan acetil-CoA, suatu subtansi yang penting dalam proses metabolisme dalam tubuh. Selain itu, mecobalamin juga bersifat sebagai pelindung syaraf dan mempercepat proses pemulihan syaraf yang rusak dengan cara meningkatkan proses regenerasi sel syaraf yang rusak/cidera. Bahkan dalam riset lain, mecobalamin juga diduga memiliki efek analgesik yang cukup potensial.

Dengan demikian, mecobalamin sangat baik untuk memulihkan syaraf yang mengalami neuropati, seperti pada neuropati karena diabetes atau karena sebab-sebab lain.

Dan begitulah, jawaban atas pertanyaan Pak Joko. Dan tahukah anda, saat menulis tulisan ini, kaki saya juga tertekuk dalam jangka waktu lama. Akhirnya, kesemutan juga. Tapi kalau ini sih, tinggal digerak-gerakkan saja, kesemutan akan hilang dengan segera.

Incoming search terms:
  • obat kesemutan
  • obat kebas di apotik
  • obat kesemutan di apotik
  • kumpulan obat kesemutan di tangan
  • tangan dan kaki sering kesemutan
  • nama obat kesemutan di apotik
  • obat apotik untuk kaki linu pegel pegel dan gringgingan
  • obat baal yang dijual di apotik
  • obat generik untuk kesemutan
  • obat kaki

admin

Teguh IW, seorang farmasis, suka menulis, ingin menjadi full time blogger, dan bekerja di Apotek Randukuning, Pati, Jawa Tengah.

4 komentar pada "Tangan Dan Kaki Kesemutan Itu Neuropati?"

  1. pagi pak. boleh nanya ? dulu saya pernah diresepkan methycobal 500 mg oleh dokter. berbulan2 saya beli terus tapi lama kelamaan saya berasa mahal. kalo saya ganti dgn kalmeco, dll, sama aja kan pak ? karena saya liat harganya lumayan beda sm methycobal. Terima kasih.

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>