sakit tipes

Sakit Tipes, Gejala dan Obat Yang Tepat

“Ayah, Jono anak Pak Joni sakit tipes lho. Tubuhnya demam tinggi. Itu salah satu gejalanya yang sering membuat Jono mengigau kan Yah? Kalau sudah begitu, apa obat yang tepat untuk mengobati sakit tipes?” pagi-pagi diajeng istriku bercerita. Kabar itu diperoleh setelah berkumpul bersama ibu-ibu di tempat belanja sayur.

Di komplek perumahanku, berita memang menyebar dengan cepat. Dan salah satu agen penyebaran informasi, dan juga gosip, yang efektif adalah ibu-ibu. Tak perlu diragukan efektifitasnya. Hanya kebenaran berita, itu perlu cek dan recek.

Tapi bukan soal mekanisme penyebaran berita yang membuat saya tertarik. Tapi soal Joni sakit tipes. Ketika saya cek dengan menelepon Pak Jono, saya mendapat pembenaran kabar itu. Dan sekarang, Joni sudah di rawat di rumah sakit.

Penyebab Dan Gejala Sakit Tipes

Sakit tipes, sering juga disebut tifus, adalah salah satu penyakit yang perlu diwaspadai, karena cukup mudah menjangkiti. Meski termasuk penyakit lawas, namun sampai saat ini masih banyak penderitanya.

Tipus, atau tifus, dalam istilah medis, ternyata berbeda dengan apa yang dimengerti oleh orang awam. Dalam literatur, tifus merujuk pada penyakit yang diakibartkan oleh kuman Rickettsia typhi. Sedangkan tipes atau tifus dalam bahasa awam menunjuk pada penyakit yang diakibatkan oleh kuman Salmonella typhi atau Salmonella paratyphi. Meskipun mempunyai nama belakang yang sama, mereka adalah kuman yang sangat berbeda.

Tapi berkait dengan sakitnya Joni, yang dimaksud adalah tipes karena infeksi Salmonella typhi atau Salmonella paratyphi. Dan untuk ini, ada istilah yang lebih tepat, yaitu demam tiphoid. Tapi tak apalah, demi enak semuanya, saya pakai istilah tipes, tipus dan tifes untuk demam tiphoid ini.

Kuman penyebab tipes, masuk ke dalam tubuh, paling banyak, melalui makanan. Dalam usus, bakteri ini berkembang biak membentuk koloni di usus halus dan menyebabkan peradangan, luka, bahkan mungkin perforasi. Dari usus halus ini, kuman dapat menyebar ke mana-mana melalui pembuluh darah.

Pada saat agresi kuman mulai berlangsung, gejala awal yang timbul sering mengecoh, artinya mirip dengan beberapa penyakit lain. Gejala umum sakit tipes adalah demam, nyeri kepala dan otot, mual, muntah, sembelit, kadang diare. Karena itu, wajar jika pada tahap awal ini sering terjadi kesalahan diagnosis.

Gejala yang khas mulai muncul pada minggu kedua, meski terkadang pada minggu pertama juga sudah muncul. Gejala khas tersebut adalah demam tinggi, terutama pada sore dan malam hari, lidah kotor, kesadaran dapat terganggu, hati dan limpa membesar, dan timbul rasa nyeri saat perut ditekan. Selain gejala khas, penyakit tipus ini juga dipastikan melalui test laboratorium.

Obat Sakit Tipes

Antibiotik selalu digunakan untuk pengobatan tipes. Jenis antibiotik yang cocok digunakan ada beberapa macam.

Kombinasi Amoksisilin (Kalmoxillin, Amoxsan, Penmox) dengan Tiamphenikol (Thiamycin, Bioticol, Nufathiam) atau Kloramfenikol (Chloramex, Colme, Kloramixin) merupakan pilihan pertama untuk mengatasi kuman Salmonella. Kombinasi ini cukup efektif. Namun saat ini terdapat kuman yang mulai resisten dengan kombinasi obat tersebut. Untuk mengatasinya, digunakan kombinasi baru, yaitu antibiotik golongan sefalosporin, seperti Sefadroksil (Cefat, Longcef, Sedrofen) yang juga dikombinasikan dengan Kloramfenikol atau Tiamfenikol.

Selain itu, antibiotik golongan kuinolon, seperti Siprofloksasin (Baquinor, Renator, Interflox) masih cukup manjur mengatasi kuman Salmonella.

Sedangkan untuk meredakan demam, antipiretik yang umum digunakan adalah parasetamol (Dumin, Pamol, Sanmol).

Pantangan Makan Penderita Sakit Tipes

Apakah ada pantangan makan penderita sakit tipes? Banyak yang beranggapan bahwa saat sakit tipes, tidak boleh makan yang kasar-kasar. Hanya boleh makan bubur, dan ditingkatkan perlahan-lahan hingga bisa makan nasi biasa. Jika makan yang kasar, seperti nasi, misalnya, badan dapat panas kembali. Benarkah demikian?

Pada pedoman penanganan tipus saat ini, penderita boleh makan nasi yang sedikit lembek dan jangan terlalu banyak makan-makanan yang mengandung serat. Sebab serat merupakan komponen yang tidak dicerna oleh usus. Adanya serat dikhawatirkan mengganggu proses penyembuhan.

Jadi dalam soal makanan, penderita tipes boleh makan nasi, serat no. Hal ini perlu ditekankan, sebab dahulu penderita tipes hanya boleh makan bubur. Ini bisa menurunkan selera makan. Padahal saat sakit, asupan makanan bergizi penting untuk mempercepat penyembuhan.

Pencegahan Tipes

Sakit tipes sebenarnya dapat dicegah dengan vaksin. Namun vaksi ini bukanlah vaksi wajib dalam program vaksinasi pemerintah. Dan juga pemberian vaksin ini perlu diulang setelah beberapa tahun.

Kuman salmonella menyebar lewat makanan. Maka cara terbaik adalah dengan menjaga kebersihan lingkungan dan hieginitas makanan yang kita makan. Jajan sembarangan dihindari, terutama membeli jajanan di pinggir-pinggir jalan. Sebab, pada jajanan seperti itu sangat mungkin terkontaminasi oleh berbagai kuman yang menyebar lewat debu dan udara.

Jadi jaga kebersihan ya.. agar tidak terkena sakit tipes.

Incoming search terms:
  • obat typus
  • obat sakit tipes di apotik
  • obat tipes di apotik
  • obat penyakit tipes di apotik
  • typus
  • obat cacing untuk tipes di apotik
  • antibiotik untuk tipes
  • nama obat tipes di apotik
  • gejala typus
  • obat thypus

admin

Teguh IW, seorang farmasis, suka menulis, ingin menjadi full time blogger, dan bekerja di Apotek Randukuning, Pati, Jawa Tengah.

22 komentar pada "Sakit Tipes, Gejala dan Obat Yang Tepat"

  1. Sy kena typus setelah 3 hari minum obat antibiotik,cek darah widal semua negatif namun tetap dikasi obat sama dokternya untuk seminggu, habis obat utk seminggu tsb cek widal lagi ternyata positif lg dgn hasil sbb : s.tapi O 1/80 , S. Paratyphi AO 1/80 dan S.Trapattoni AH 1/80 kok bisa gitu ya dok…

    1. untuk yang pernah terkena typus, test widal selalu positif. karena itu test widal tidak lagi digunakan sebagai test satu-satunya terhadap typus.

  2. 2 minggu yang lalu saya demam tinggi..kemudian brobat kedokter,dblg terkena gejala tifus….setelah sminggu saya sehat…2 hr yg lalu saya urut krna bdn pegal2…knpa mlmnya saya tiba2 demam tinggi lg dan badan pda ngilu smua…apakah pnyakit saya blum sembuh ya dok…. smpai skrg demamny ilang timbul dok….badan lemas….saya belum periksa lg ke dokter hanya minum obat demam dan ekstrak manggis…..mohon penjelasannya…trima kasih..

  3. saya sudah seminggu demam tp tidak tinggi,tp terkadang demam nya sembuh pas bangun pagi,sorenya sudah mlai kambuh lagi dok,saya flu juga..
    Saya sudah suntik jg dok,setelah suntik demam saya turun sore nya,tp stelah itu besok sore nya kambuh lagi dok..
    saya dikasih obat tifestan forte..
    Apakah saya terkena tipes dok??

  4. Saya demam selama 4 hari ,, setelah dicek darah hasilnya
    Salmonela typhi H 1/80
    Salmonela typhi O 1/80
    S. Paratyphi BO 1/160
    Kata dokter itu gejala typus tp belum meluas
    Setelah minum antibiotik, air kencing saya pun berbau antibiotik ,,
    Apakah itu tidak masalah ?

    1. Beberapa jenis antibiotik dikeluarkan melalui urin dalam bentuk tida termetabolisme. Sebagian besar terbuang dalam bentuk yang telah mengalami metabolisme. Urin adalah salah satu jalan pembuangan obat dari dalam tubuh yang utama. Jadi ketika urin berbau obat itu bukan sebuah masalah.

    1. tes widal akan memberikan hasil positif jika dilakukan pada orang yang pernah terkena typus. Karena itu perlu pemeriksaan lab. yang lain untuk lebih memastikan, seperti tes Immunoglobulin (IgM dan IgG)salmonella.

  5. Kata dokter saya kena gejala tifus. Cmn sya g dksh obat pusing. Pdahl sy blg sy pusing sy diksh tiampenicol aja.. jd gmn untuk pusing sya

  6. Dok,sy sdh positive tyfus..sdh masuk minggu k 3 pengobatan dokter,obatx banyak sekali,rawat jalan dok..minggu pertama dokter hanya menyarankan makan bubur,telor rebus ,biskuit,susu,d larang makan semua jenis makanan yg ber serat,smua jenis buahan d larang..tp bbrp article memperbolehkan makan buah pepaya sm pisang,jeruk n avocado,..gimana tuh dok?

    1. Pertama, saya bukan dokter, naun apoteker. Beberapa kepustakaan terakhir memang menyatakan bahwa penderita tipus tidak harus makan bubur. Jadi makan buah yang lunak sebenarnya tidak masalah.

  7. saya kmaren cek lab,nilai leukosit negatif (0-2) borderline (3) dan positif (4-10). hasil untuk saya adalah 4. berarti positf.apa nilai 4 itu sudah di katakan typus yg harus d rawat?

  8. Saya sudah pernah opnam 2kali karena sakit tipes dok,dan kemarin kambuh di cek widal hasil S.typhi O nya (+)320 dan S.typhi H nya (+)320
    Untuk pengobatan jalan,obat yang harus saya beli di apotik untuk jaga jaga apa ya dok buat pencernaan saya?

  9. typuss adalah penyakit saya… sering kumat… saya terlalu bandel tdk mnjaga kesehatan, pola makan dan istirahat… sy suka beli ciproflocaxin, sering kambuh dapat menyebabkn sakit lanjutan apa nggak ya…? mohon pencerahan.

    1. pemakaian obat antibiotik, seperti ciprofloxacin, harus memenuhi kaidah tertentu. Pemakaian obat yang tidak tuntas dapat menyebabkan resistensi kuman. Apabila kambuh, akan membuat proses pengobatan menjadi lebig sulit.

  10. Mas ini saya panas udah 4hari dan sudah cek lab ternyata tipes. Dikasih obat antibiotik cifixime udah minum 6 biji (satu hari 2 kapsul) tp hasilnya blm nampak apa boleh saya ganti antibiotik lain chlorampenicol atau bioticol?

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>