sabun sirih, daun sirih

Sabun Sirih Untuk Obat Keputihan?

Mimpi apa aku semalam. Pagi-pagi, sudah agak siang sebenarnya, tengah jogging keliling kompleks perumahan, bertemu dengan dengan Jeng Nani. Bukan sekedar say hello, tapi Jeng Nani langsung bongkar tas belanjaannya. Dan apa yang ditunjukkannya padaku? Sebuah sabun cair herbal yang terbuat dari sari daun sirih. Apa katanya?

“Pak T, ini lho yang mau saya tanyakan. Sabun daun sirih ini bagus tho untukku. Bikin wangi dan menyembuhkan keputihan. Ya tho?”, tanya Jeng Nani, biasa dengan gaya yang centhil. Beberapa tetangga yang juga sedang jogging mendengar omongan Jeng Nani jadi menoleh. Mungkin berpikir, ada apa tho dengan Jeng Nani?

Blaik… Aku yang tengah jogging kok dapat pertanyaan soal sabun dan bebas keputihan. Tapi ya namanya apoteker satu-satunya di kompleks, harus bisa menjawab dengan baik dan jelas. Hanya saja menjawabnya nanti, sekarang jogging dulu..

Kandungan Daun Sirih

Sirih merupakan tanaman asli Indonesia dan Asia Tenggara. Tumbuhan ini merambat pada tumbuhan lain. Sebagai tanaman, sirih banyak digunakan dalam berbagai kehidupan sehari-hari. Yang paling terkenal yang untuk dikunyah dengan biji pinang. Ibu-ibu yang berusia lanjut dan hiduo di pedesaan masih ada yang melakukan kebiasaan ini. Kalau anak muda? Wadhuh… bakalan tidak mau, soanya bikin gigi item, meski bibir kemerah-merahan.

Selain untuk dikunyah, sirih juga merupakan obat herbal yang banya digunakan untuk mengobati berbagai penyakit. Kandungan daun sirih, yaitu betIephenol, seskuiterpen, diatase, gula, tanin dan kavikol. Kandungana tersebut mempunyai aktivitas (khasiat) sebagai anti oksidan, anti bakteri dan jamur dan dapat menghentikan perdarahan.

Kemampuan ekstrak daun sirih sebagai antibakteri telah banyak diuji, dan salah satu bakteri yang dapat dihamdbat adalah Candida albicans. Bakteri ini merupakan penyebab utama terjadinya keputihan pada wanita.

Mengapa Keputihan?

Pada organ kewanitaan, terdapat flora normal. Jasad renik ini bukanlah sdumber penyakit, namun merupakan bakteri baik yang menjaga keseimbangan pH dalam organ kewanitaan. Dengan adanya flora normal, sebenarnya tid diperlukan bahan khusus untuk menjaga kebersihan organ kewanitaan. Cukup dengan menggunakan air bersih untuk mencucinya.Namun ada kalanya kesimbangan flora normal berubah. Kebersihan yang kurang terjaga atau adanya infeksi menjadi penyebab terjadinya keputihan.

Candida albicans merupakan bakteri yang paling banyak menyebabkan keputihan. Bakteri ini dapat tumbuh jika kebersihan kurang terjaga. Juga bisa terjadi karena penularan melalui hubugan intim.

Keputihan yang terjadi karena infeksi mempunyai gejala-gejala yang khas, yaitu lendir berwarna kehijauan dan berbau. Jumlah lendir juga lebih banyak dibanding normal.

Selain karena infeksi, keputihan secara normal juga dapat terjadi. Perubahan hormonal biasanya menyebabkan keputihan semcam ini. Ciri-cirinya adalah lendir yang bening dan tidak berbau. Keputihan semacam ini tentu tidak berbahaya. Jika keputihan berwarna kehijauan, berbau dan gatal, ini yang perlu diwaspadai.

Sabun Sirih Solusinya?

Saat ini sirih telah dikemas menjadi berbagai produk, slah satubya adalah sebagai sabun khusus organ kewanaitaan. Dengan sabun dari ekstrak dau sirih ini dikatakan dapat mengobati dan mencegah terjadinya keputihan. Hal ini mungkin, sebab sabun sirih memounya sifat antibakteri. Candida albican termasuk bakteri yang sensitif terhadap ekstrak daun sirih ini. Karena itu, sabun daun sirih cukup baik mengobati keputihan yang disebabkan infeksi oleh Candida albicans tersebut.

Hanya saja perlu diperhatikan, bahwa penggunaan sabun sirih secara rutin tidak disarankan. Sifat antiseptik dari sabun sirih sangat mungkin mengganggu flora normal. Jika ini terjadi, keseimbangan pH juga berubah. Hal ini dapat menimbulkan masalah baru pada organ kewanitaan.

Dengan kata lain, sabun sirih disarankan digunakan hanya pada saat-saat tertentu, seperti saat keputihan karena infeksi, rasa kurang bersih saat haid. Di luar itu, untuk penggunaan rutin, tidak disarankan sama sekali.

Itu yang aku jelaskan ke Jeng Nani. Aku tak tahu apa yang kemudian dipikirkannya. Hanya sejak saat itu, Jeng Nani tak lagi bertanya-tanya soal sabun sirih lagi.

Incoming search terms:
  • sabun untuk keputihan

admin

Teguh IW, seorang farmasis, suka menulis, ingin menjadi full time blogger, dan bekerja di Apotek Randukuning, Pati, Jawa Tengah.

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>