Ruam Popok

Obat Untuk Mengatasi Ruam Popok

Tiga bulan yang lalu, istri Om Tigor, tetangga depan rumah, baru saja melahirkan. Cowok. Dan Om Tigor tampak sangat bersuka cita dengan kelahiran jagoan kecilnya itu. Maklumlah, anak pertama, dan sudah lama ditunggu pula.

Seperti juga orang tua yang belum berpengalaman, selalu ada kekhawatiran pada perkembangan kesehatan pada anak yang dilahirkannya. Demikian juga Om Juned. Menemukan ada bercak kemerahan pada bokong si Ucok, nama anaknya, dia sudah cukup gelisah dan akhirnya bertanya pada saya.

“Pak T, kenapa bokong si Ucok merah-merah. Kenapa itu. Terus harus dikasih obat apa?”, tanya Om Tigor dengan logat Batak yang kental. Saya tak langsung menjawab dan begitu melihat keadaan si Ucok, baru aku tahu, Ucok mengalami ruam popok. Masalah yang umum dialami oleh bayi yang mempunyai kulit sensitif.

Penyebab Ruam Popok

Banyak bayi yang mengalami ruam popok. Penyebab dari hal ini adalah kulit bayi sensitif terhadap urin atau tinja. Hal ini terjadi karena pada bayi sering mengompol dan buang air pada popok. Keadaan popok yang terkena urin dan tinja, serta menempel pada kulit dalam jangka waktu yang cukup lama inilah yang menyebabkan terjadinya ruam popok. Selain itu ruam popok juga dapat terjadi karena adanya sisa sabun yang menempel atau tertinggal pada kulit setelah mandi.

Ruam popok bukanlah masalah kesehatan yang berat. Namun demikian, hal ini dapat membuat bayi tidak nyaman dan cenderung untuk rewel.

Usia yang paling sering bayi menderita ruam popok adalah pada tahun pertama kehidupannya. Seiring dengan perkembangan usia, ruam popok akan menghilang dengan sendirinya, atau setelah bayi tidak lagi memakai popok.

Beberapa gejala yang dapat diamati dari timbulnya ruam popok adalah sebagai berikut:

  • Adanya bercak kemerahan pada daerah sekitar bokong dan genitalia yang biasanya tertutup oleh popok.
  • Kulit teraba lebih kasar dan bersisik.
  • Bayi cenderung rewel saat bagian yang biasanya tertutup popok dibersihkan atau disentuh.

Beberapa komplikasi bisa saja terjadi pada ruam popok. Komplikasi yang sering timbul adalah infeksi jamur dengan gejala ruam berwarna merah terang dengan batas yang jelas, kasar dan terdapat bintik-bintik kecil berwarna putih. Selainm jamur, juga dapat terjadi komplikasi berupa infeksi bakteri.

Obat Ruam Popok

Sebagian besat kasus, ruam popok akan sembuh dengan sendirinya seiring dengan perkembangan usia. Beberapa obat dapat digunakan untuk mengatasi ruam popok.

Beberapa krim yang mengandung petroleum jelly dan zinc oksida dapat digunakan untuk melindungi kulit yang sensitif pada ruam popok. Krim tersebut, seperti Baby-Dee, Pigeon Baby cream, Diaper Rash, Bepanthen, Myco-Z, Sebamed, Switzal, diaplikasikan pada kulit bayi sebelum dipakaikan popok.

Untuk ruam popok yang disertai infeksi jamur, dapat digunakan Daktarin Diaper yang mengandung Mikonazol dan Zinc Oksida untuk menghilangkan infeksi sekaligus meredakan ruam.

Jika disertai dengan infeksi bakteri, obat antibiotik topikal seperti Fusycom Cr yang mengandung asam fusidat efektif untuk mengatasi infeksi. Dapat juga dengan kominasi antibiotik dan kortikosteroid ringan (Chloramphecort H) seperti kombinasi kloramfenikol dan hidrokortison untuk mengatasi bakteri sekaligus menghilangkan peradangan/ruam.

Selain penggunaan obat, ruam popok juga dapat dicegah. Beberapa timdakan ini dapat mencegah timbulnya ruam popok:

Menjaga Kebersihan Area Popok
Ruam timbul karena popok basah oleh air seni dan pup dan dalam jangka waktu lama kontak dengan kulit bayi. Oleh karena itu, menjaga area popok tetap kering dan bersih merupakan pencegahan yang efektif. Sering-seringlah periksa popok bayi dan jika terkena air seni atau pup, segeralah diganti dengan popok yang baru.

Ganti Jenis Popok
Kulit bayi mungkin sensitif terhadap bahan-bahan tertentu. Jika bahan popok tidak memberikan kesempatan pada kulit bayi “bernafas” dan menimbulkan kelembaban, maka tidak ada jalan lain selain mengganti popok tersebut dengan bahan yang lebih baik.

Hindari Penggunaan Bedak
Pada bayi dengan ruam popok, hindari penggunaan bedak pada area tersebut. Bedak justru dapat memperburuk ruam yang terjadi.

Ruam popok memang bukan masalah kesehatan yang serius. Namun hal ini membuat bayi tidak merasa nyaman dan rewel. Apabila dibiarkan, mungkin dapat timbul komplikasi. Karena itu, cermatlah dalam menggunakan popok bayi, agar bayi nyaman dan terbebas dari ruam popok.

Incoming search terms:
  • daktarin diaper
  • salep yang mengandung zinc oxide
  • kegunaan salem myco-z untuk bayi
  • harga obat daktarin diaper
  • harga myco z salep untuk bayi
  • harga daktarin diaper rash
  • harga daktarin diaper
  • diaperush
  • cream yang mengandung zinc oxide
  • zinc oxideini juga berguna mengatasi ruam popok *

admin

Teguh IW, seorang farmasis, suka menulis, ingin menjadi full time blogger, dan bekerja di Apotek Randukuning, Pati, Jawa Tengah.

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>