cacar air

Obat Tepat Cacar Air

“Ayah, kulitku kok gatal dan terasa panas ya…” kata anakku, Lalila, sambil menunjukkan tangannya. Aku lihat, memang ada bintil kecil memerah di lengannya. Aku belum begitu yakin apa itu. Karena itulah, aku mengoleskan krim antibiotik pada bentil kecil itu.

Tapi sehari setelah itu, setelah anakku mandi, aku menjadi terkejut. Sebab bintil kecil, yang semula berada di lengan, kini bertambah. Bukan hanya lengan, namun juga punggung, perut dan wajah terdapat bintil itu. Jelas ini bukan penyakit biasa. Apalagi suhu tubuh anakku meningkat. Badannya panas. Ini cacar air, pikirku.

Dan memang, Lalila terkena cacar air. Tertular darimana, aku tak tahu. Meski anakku telah diimunisasi, ternyata masih juga terkena penyakit ini. Hadech…

Cacar Air, Mudah Menular

Penyakit cacar air atau varicella, adalah penyakit yang diakibatkan oleh virus Varicella zoster. Virus ini sangat mudah menyebar. Karena itu cacar air sangat menular. Ketika tertular, tidak langsung tampak gejala. Sebab virus mengalami masa inkubasi (masa berkembang) selama kurang lebih 2-3 minggu sejak terpapar.

Gejala awal, penderita merasa demam dan pilek, letih, lemah dan lesu. Gejala seperti ini merupakan gejala umum dari infeksi virus. Pada kasus yang lebih parah, penderita akan merasa nyeri sendi, sait kepala dan juga pusing.

Bintil kecil pada kulit akan ditemukan setelah beberapa hari, biasanya pada sekitar dada dan punggung, lalu diikuti pada tangan, kaki dan wajah. Bintil kecil kemerahan ini akan berubah menjadi lenting berisi air yang terasa gatal dan panas. Lenting kecil ini jika dibiarkan akan mengering dengan sendirinya, berubah menjadi keropeng, yang jika mengelupas akan meninggalkan bercak hitam karena terjadi hiperpigmentasi. Bercak hitam ini perlahan akan memudar sampa tidak meninggalkan bekas lagi.

Namun jika lenting berisis air tersebut digaruk, hal ini menyebabkan keropeng yang terjadi lebih tebal, dan akan mengering lebih lama dan jika mengelupas, akan meninggal bekas bopeng. Terlebih jika penderita cacar air adalah orang dewasa, bekas yang terjadi akan lebih sulit untuk menghilang.

Virus varicella merupakan virus yang sangat mudah menular. Untuk menghindari virus ini menyebar, penderita perlu dikarantina. Semua yang kntak dengan penderita, terutama pakaian, sprei dan sarung bantal sebaiknya dicuci secara terpisah. Demikian juga dengan peralatan mandi seperti handuk dan sabun. Karantina dilakukan 5 hari setelah munculnya ruam yang pertama sampai dengan timbulnya keropeng.

Pada cacar air, beredar mitos bahwa penderita tidak boleh mandi. Jika ini dilakukan, maka kebersihan kulit kurang terjaga dan dapat menimbulkan infeksi ikutan. Sebab bakteri dapat menginfeksi kulit yang tengah terkena cacar air. Namun jika mandi, timbul kekhawatiran penyakit ini justru akan semakin menyebar ke seluruh tubuh. Karena itu, jika mandi, sebaiknya gunakan antiseptik seperti Dettol. Bisa juga menggunakan air PK (Permanganat Kalium). Dan saat mengeringkan tubuh, jangan lah digosok dengan handuk. Sebab hal ini dapat menyebabkan pecahnya lenting cacar. Sebaiknya tubuh dikeringkan menggunakan handuk dengan cara ditekan-tekan secara lembut.

Obat Cacar Air

Cacar air sebenarnya merupakan penyakit yang dapat sembuh dengan sendirinya. Hanya saja pada saat terkena cacar air, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan. Yang pertama adalah suhu tubuh.

Suhu tubuh akan meningkat jika terjadi infeksi, termasuk infeksi virus varicella ini. Pantau suhu tubuh dengan seksama, jika mencapai 39 derajat celcius atau lebih, sebaiknya segeralah dirawat di rumah sakit. Sebab suhu tubuh yang tinggi dapat menyebabkan step atau kejang dan berbagai komplikasi lainnya. Untuk itu, agar demam reda dan suhu tubuh turun, gunakan obat penurun panas. Pilihan pertama untuk obat penurun panas adalah parasetamol (Pamol, Sanmol, Dumin).

Untuk mengatasi virus varicella, obat antivirus umum digunakan. Obat antivirus yang cukup efektif adalah acyclovir (Clinovir, Scanovir, Danovir) baik dalam bentuk tablet maupun krim. Untuk tablet, dapat diminum hingga 5 kali sehari. Sedangkan untuk krim, oleskan pada bintik cacar air dua kali sehari.

Sedangkan untuk mempercepat penyembuhan, pemberian immuno booster, seperti Starmuno, Stimuno sangat membantu untuk meningkatkan daya tahan tubuh. Ketika daya tahan tubuh meningkat, maka infeksi virus dapat tertanggulangi dengan sendirinya.

Cacar air sebenarnya merupakan penyakit yang dapat dicegah. Imunisasi merupakan cara terbaik untuk mencegah penyakit ini. Meski demikian, bukan berarti orang yang telah menerima imunisasi akan terbebas dari cacar air. Bisa saja terinfeksi cacar. Namun jika terinfeksi, maka biasanya tidak parah.

Seserang biasanya memderita cacar air sekali seumur hidup. Jadi jika anda sudah pernah terkena, maka cacar air tidak akan hinggap kembali di tubuh anda..

Incoming search terms:
  • acyclovir untuk cacar air
  • bolehkah wajah diolesi salep jika terkena cacar air
  • menyembuhkan cacar air dengan dettol
  • obat pk untuk cacar
  • obat salep clinovir
  • salep cacar
  • salep clinovir

admin

Teguh IW, seorang farmasis, suka menulis, ingin menjadi full time blogger, dan bekerja di Apotek Randukuning, Pati, Jawa Tengah.

2 komentar pada "Obat Tepat Cacar Air"

  1. saya mau tanya apakah kalau cacar ular atau dompo udah ada yang pecah diolesi salep acyclovir cepat kering atau malah bikin iritasi…dan apa efek yang ditimbulkan…dan buah zakar saya juga kena tapi gak sampai ada benjolan kaya cacar cuma kulitnya kaku dan panas…apa juga harus di olesi..saya udah ke dokter di kasih obat dan cairan alkohol buat basuh luka .tapi tetep belum kempis juga…bila saya pakai salep universal atau salep umum merk cina apa boleh dok.mohon di jawab…terima kasih

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>