migrain, nyeri kepala sebelah

Obat Nyeri Kepala Sebelah Karena Migrain

Kepala itu pusat koordinasi tubuh. Ketika ada masalah di kepala, biasanya akan terasa sangat mengganggu. Seperti yang dialami Pak Marno, tetanggaku. Dari kemarin tidak muncul di arena pingpong. Katanya sakit, nyeri kepala sebelah. Migrain.

Makanya kali ini aku bertandang ke rumahnya. Menengok keadaannya. Dan ketika sampai di rumahnya, pertanyaan pertama yang terlontar adalah “apa sih obat migrain Pak T? Kepalaku ini lho, berdenyut-denyut nyeri sebelah”

Wadhuh, belum juga duduk sudah dapat sodoran soal obat. Tak apa, wong ini apoteker kok, ya dijawablah pertanyaan Pak Marno ini.

Nyeri Kepala Sebelah

Migrain, sering juga disebut sebagai nyeri kepala sebelah adalah sakit kepala yang cukup menyakitkan. Bukan hanya nyeri, namun sering disertai dengan muntah dan juga menjadi sensitif terhadap cahaya.

Penderita migrain cukup tinggi. Ditinjau dari gender, lebih banyak perempuan di banding laki-laki, 35 persen diantaranya mengalami serangan migrain parah. Serangan migrain ini dapat berlangsung cukup lama, dari 4 jam hingga 3 hari,atau juga dapat lebih lama lagi.

Sampai dengan saat ini penyebab pasti dari migrain atau sakit kepala sebelah ini belum diketahu dengan pasti. Diyakini, migrain juga terkait dengan perubahan di otak dan faktor genetik. Orang yang menderita migrain mungkin mewarisi kecenderungan untuk sensitif dengan pemicu migrain seperti cahaya terang, perubahan cuaca, kelelahan dan lain sebagainya.

Migrain terjadi ketika sel-sel syaraf secara hiperaktif mengirimkan impuls ke pembuluh darah di permukaan otak. Pembuluh darah kemudian mengalami kontriksi yang menyebabkan gangguan dalam sirkulasi darah. Bersamaan dengan itu juga terjadi pelepasan prstaglandin, serotnin dan mediator nyeri lainnya. Hal ini menyebabkan timbulnya inflamasi dan rasa nyeri berdenyut yang menyakitkan.

Penyebab spesifik dari migrain belumlah diketahui dengan pasti. Namun terdapat beberapa hal yang dapat memicu migrain, yaitu:

Hormonal. Perubahan hormon seringkali memicu terjadinya migrain. Hal ini menjelaskan mengapa penderita migrain lebih banyak wanita dibanding pria. Sebab wanita selalu mengalami perubahan hormon, terutama saat menstruasi, ovulasi, maupun saat menggunakan kontrasepsi oral.

Makanan. Beberapa zat makanan dan minuman, seperti alkohol, daging yang mengandung nitrat, MSG, keju dan kafein dapat memicu migrain.

Psikologis, seperti stress, cemas, takut dan depresi.

Lingkungan. Beberapa penderita migrain sangat sensitif terhadap perubahan lingkungan. Cahaya yang kuat, suara berisik, perubahan cuaca adalah faktor lingkungan yang dapat memicu serangan migrain.

Obat-obatan tertentu, seperti atenolol, simetidin, diklofenak,nifedipin dan obat-obat lain.

Jenis Migrain

Sampai saat ini dikenal 2 jenis migrain, yaitu migrain dengan aura dan tanpa aura. Migrain dengan aura dikenal sebagai migrain klasik, sedangkan migrain tanpa aura disebut sebagai migrain umum. Mingran dengan aura meliputi sekitar 20 persen penderita,sedangkan sisanya, 80 persen merupakan migrain umum.

Istilah aura pada migrain adalah tanda atau peringatan bahwa migrain akan terjadi. Aura terjadi, kurang lebih 1 jam sebelum serangan dan bertahan 15 menit hingga satu jam.

Beberapa macam aura, disebut aura visual karena “seperti terlihat” diantaranya adalah:

  • Titik terang atau lampu berkedip
  • Titik buta
  • Pandangan terdistorsi
  • Kehilangan penglihatan sementara
  • Garis bergelombang atau bergerigi

Namun ada juga aura yang dapat memberikan semacam “perasaan aneh”, termasuk dalam aura ini adalah telinga berdenging, memiliki perubahan bau, rasa dan sentuhan.

Jenis aura yang lain adalah bersifat neurologis, karena menyangkut perubahan pada indra dan syaraf

Sedangkan pada migrain tanpa aura, sebelum terjadinya serangan, dapat timbul gejala yang tidak jelas seperti gelisah, depresi dan kelelahan.

Gejala Migrain

Terdapat beberapa gejala menjelang terjadinya sakit kepala sebelah atau migrain ini. Gejala tersebut diantaranya:

  • Sakit kepala memukul dan berdenyut, yang berawal dari rasa nyeri.
  • Rasa nyeri kepala ini diperparah dengan aktifitas fisik.
  • Sensitif terhadap cahaya, suara dan bau.
  • Mual, muntah.
  • Kehilangan nafsu makan.
  • Pusing
  • Penglihatan kabur

Serangan migrain bertahan sekitar 4 jam, dan yang lebih parah bertahan hingga seminggu. Frekuensi terjadinya serangan sangat bervariasi antar individu. Identifikasi pemicu migrain, seperti berbagai jenis makanan, akan sangat membantu mengurangi frekuensi serangan.

Obat Migrain

Obat untuk mengatasi migrain terbagi menjadi 2 macam, yaitu obat untuk mengurangi nyeri dan obat untuk mencegah migrain.

Pengurang nyeri yang umum digunakan adalah:
Pengurang nyeri (Pain relievers) seperti aspirin atau NSAID lainnya semacam ibuprofen (merek paten: Dolofen, Proris, Ribunal) cukup membantu mengurangi nyeri. Parasetamol pada beberapa penderita juga efektif untuk serangan migrain sedang. Beberapa obat bahkan dikhususkan untuk migrain, seperti kombinasi parasetamol, kafein dan aspirin (Excedrin) efektif untuk migrain sedang, tapi tidak efektif untuk migrain yang parah.

Triptan. Obat ini bekerja dengan meningkatkan vasokontriksi dan memblokade jalur nyeri. Triptan sangat efektif meringankan nyeri karena migrain. Termasuk dalam obat kelompok triptan adalah sumatiptan (Triptagic), rizatriptan, almotriptan, naratriptan (Amerge), zolmitriptan (Zomig), frovatriptan (Frova) dan eletriptan (Relpax). Namun kombinasi antara sumatriptan dan sodium naproxen terbukti lebih efektif untuk meringankan gejala migrain.

Ergot. Kombinasi ergotamin dan kafein (merek paten: Bellapheen,Cafergot, Erycaf) cukup umum digunakan untuk menghentikan serangan migrain. Namun dibandingkan dengan triptan, obat ini kurang efektif. Ergot hanya efektif untuk migrain kurang dari 48 jam.

Obat anti muntah. Karena migrain sering disertai dengan mual dan muntah, maka obat anti emetik seperti metoklopramid (merek paten: Vomitas, Vometa) juga sering disertakan dalam pengobatan nyeri kepala sebelah ini.

Obat-obat tesebut di atas termasuk obat yang bersifat abortif (menghentikan) terhadap serangan migrain.

Obat berikut adalah obat yang bersifat mencegah terjadinya migrain. Ketika migrain terjadi secara berulang dan menimbulkan gangguan dalam aktifitas, maka obat pencegah migrain diperlukan untuk mencegah terjadinya serangan tersebut. Obat pencegah ini harus dikonsumsi secara teratur, setiap hari.

Obat pencagah migrain meliputi obat-obat kardiovaskuler, seperti beta blocker, dapat mengurangi frekuensi kekambuhan. Demikian juga dengan Calcium Chanel Blocker, seperti verapamil, membantu mencegah dan meringankan gejala migrain.

Tapi yang perlu disadari adalah migrain merupakan penyakit yang tidak dapat disembuhkan. Sewaktu-waktu dapat saja kambuh. Karena itu, sebuah “migrain diary” yaitu catatan mengenai pemicu migrain, sangat penting untuk diketahui. Dengan menghindari pemicunya, maka sakit kepala sebelah dapat dihindari.

Incoming search terms:
  • obat migren apotik
  • obat migrain di apotik
  • obat migrain paten
  • obat migrain generik
  • obat migrain
  • obat migren
  • obat migran
  • obat mig
  • triptan obat apa
  • macam obat migren

admin

Teguh IW, seorang farmasis, suka menulis, ingin menjadi full time blogger, dan bekerja di Apotek Randukuning, Pati, Jawa Tengah.

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>