nyeri dada

Nyeri Dada, Sakit Jantungkah?

Aku sedikit yakin bahwa jantungku sehat, sebab pada kolega medis, aku pernah memeriksakannya. Dan kesimpulan yang didapat adalah aku baik-baik saja. Jantungku tidak sakit dan baik-baik saja.

Tapi beberapa hari ini kok terasa aneh. Dadaku terasa nyeri. Tentu saja hal ini membuiatku sedikit was-was. Jangan-jangan… Tapi daripada berprasangka, lebih baik cek saja. Pada kolega medis teman baikku, aku periksakan. Dan ternyata jantungku baik-baik saja. Syukurlah, alkhamdulillah.

Dan faktanya juga, nyeri dada karena penyakit jantung justru lebih sedikit kejadiannya dibanding nyeri dada karena sebab lain. Penelitian ini pernah diadakan di Swis dan hasilnya adalah nyeri dada yang disebabkan penyakit jantung hanya 16 persen. Yang paling besar justru disebabkan oleh masalah otot, yaitu sebesar 50 persen.

Ciri Khas Nyeri Jantung

Bagaimana ciri-ciri atau gejala nyeri dada yang disebabkan oleh sakit jantung? Perlu diketahui, jantung merupakan organ dalam, sehingga jika timbul nyeri, rasa nyeri yang ada tidak terlokalisasi. Artinya cukup sulit diketahui posisi sumbernya secara pasti.

Letak jantung berada di tengah, namun sedikit ke kiri. Karena itu, jika timbul rasa nyeri pada jantung, bukan berarti hanya dada kiri saja yang terasa, namun dada sebelah kanan juga dapat turut merasakan rasa nyeri tersebut.

Rasa nyeri jantung tidaklah bersifat tajam,namun merupakan rasa nyeri yang tumpul. Penderitanya lebih sering mendefinisikan rasa nyeri tersebut dengan rasa sesak, seperti menahan beban,dan rasa terbakar. Namun ada juga yang merasakannya sebagai seperti ditusuk-tusuk, terutama di baian ulu hati, seperti rasa nyeri pada penderita maag.

Ciri jantung merupakan rasa nyeri yang dapat menjalar. Ini merupakan ciri khas, dengan rasa nyeri yang dapat menjalar hingga ke bahu, lengan kiri, punggung dan leher. Tempat-tempat tersebut sangat khas sebagai tempat penjalaran rasa nyeri ini.

Timbulnya nyeri terjadi pada saat tubuh melakukan aktifitas, sesaat setelah aktifitas atau juga saat sedang marah, emosi dan stress. Hal-hal tersebut merupakan pemicu terbesar terjadinya serangan jantung.

Lamanya waktu timbulnya nyeri tidaklah sama pada setiap orang, tergantung pada derajat berat-ringan penyakitnya. Untuk nyeri karena sumbatan ringan misalnya, dapat berlangsung kurang dari 20 menit. Namun untuk sumbatan yang besar, lamanya nyeri dapat berlangsung lebih dari 20 menit, terutama untuk serangan akut.

Hal lain yang menjadi ciri khas nyeri jantung adalah rasa nyeri yang timbul tidak tergantung pada posisi tubuh. Baik saat berdiri, duduk atau berbaring miring kanan, kiri atau terlentang. Rasa nyeri dapat timbul pada posisi tubuh apa saja. Hanya rasa sakit bertambah saat menghembuskan dan menarik nafas. Namun jika rasa nyeri yang timbul bertambah saat menarik nafas, mungkin saja hal ini disebabkan oleh gangguan pada paru-paru atau otot dada.

Gejala lain yang mengiringi nyeri jantung adalah gejala yang diperngaruhi oleh syaraf simpatis seperti lemas, mual,muntah dan berkeringat dingin.

Gejala di atas merupakan gejala adanya nyeri jantung, yang mungkin menjadi tanda adanya serangan jantung.

Penyebab Lain Nyeri Dada

Lalu bagaimana dengan penyebab lain dari nyeri dada? Apa sajakah itu?
Pada dasarnya, nyeri dadai dapat disebabkan oleh semua unsur penyusun dada, seperti kulit, otot dan rangka. Berbagai gangguan pada unsur-unsur tersebut dapat menimbulkan rasa nyeri.

Dan yang menarik dari berbagai gangguan tersebut, rasa nyeri yang timbul justru lebih sering di dada sebelah kiri, yang notabene, merupakan lokasi dari jantung, yaitu dada sebelah kiri. Dengan kata lain, penyebab nyeri dada disebelah kiri lebih sering disebabkan oleh hal-hal yang tidak ada hubungannya dengan jantung.

Penyebab-penyebab tersebut antara lain :

Gangguan Kulit

Gangguan kulit bisa saja menimbulkan rasa nyeri. Timbulnya jerawat, bisul dan infeksi kulit lainnya bisa saja menimbulkan rasa nyeri. Penyakit herpes (Dompo, Jawa) merupakan salah satu penyakit yang dapat menimbulkan rasa nyeri. Bahkan rasa nyeri yang timbul juga menimbulkan sensasi panas yang cukup menyengat.

Ciri khas dari rasa nyeri infeksi kulit ini adalah rasa nyeri yang timbul cukup tajam, terlokalisasi sehingga mudah ditunjukkan dengan satu jari. Tanda infeksi juga akan mudah terlihat.

Kram Otot

Ketika melakukan aktifitas yang berat dan dalam jangka waktu lama, kram otot sangat mungkin terjadi sebagai peringatan bahwa otot telah mencapai batas kekuatannya.

Pada saat kram, otot akan berkontraksi terus menerus sehingga menimbuilkan rasa sakit yang berkepanjangan. Rasa sakit ini bahkan dapat terus terjadi setelah kram oto reda. Hal ini mungkin timbul kerusakan pada otot akibat kram.

Tempat terjadinya nyeri otot ini mudah dilokalisasi, dan intensitas nyeri berubah seiring posisi tubuh. Hal ini terjadi saat terjadi perubahan posisi, ada oto yang berkontraksi sehingga mempengaruhi rasa nyeri.

Tulang Memar

Memar bukan hanya terjadi pada otot saja, namun juga terjadi pada tulang. Ketika tulang mengalami benturan langsung, dapat saja terjadi memar. Dan jika hal ini terjadi pada tulang rusuk, maka akan timbul rasa nyeri pada dada.

Memar tulang rusuk merupakan penyebab tersering dari nyeri dada. Rasa nyeri yang ditmbulkan mirip dengan nyeri otot, dan rasa nyeri bertambah jika pada lokasi sakit ditekan atau disentuh.

Penyakit Paru-paru

Ragam penyakit paru seperti TBC, radang paru, bronkhitis,memar paru dan tumur paru akan menimbulkan nyeri dada. Sifat nyeri yang timbul juga tumpul dan tidak terlokalisasi seperti yang terjadi pada nyeri jantung. Perbedaannya adalah nyeri paru tidak diiringi dengan gejala simpatis seperti berkeringat dingin, mual dan muntah. Justru nyeri paru ini biasanya diiringi dengan gejala lain seperti batuk, demam dan sesak nafas.

Aorta Robek

Aorta merupakan pembuluh darah yang menyalutkan darah keluar dari jantung. Aorta ini dapat saja robek, atau dalam istilah medis disebut dengan diseksi aorta.

Diseksi aorta dapat terjadi akibat benturan, tekanan darah yang tinggi atau dinding aorta tersebut terlalu tipis. Jika hal ini terjadi, maka akan terjadi rasa nyeri yang berat.

Orang yang mengalami diseksi aorta akan tampak lemas, berdebar-debar, berkeringat dan bisa pingsan.

Sakit Maag

Penyakit maag terjadi pada bagian lambung. Namun rasa sakit yang timbul bisa sampai ulu hati. Pada bagian ulu hati terasa nyeri yang tajam seperti tertusuk. Gejala ini lazim disebut sebagai heart burn.

Karena lokasinya yang berada di ulu hati, maka hal ini juga dirasakan sebagai nyeri dada. Pada maag juga terdapat gejala seperti mual dan kembung, sehingga mirip dengan gejala simpatis pada nyeri jantung.

Gangguan Buah Dada

Pada perempuan, gangguan pada buah dada dapat menimbulkan ras nyeri yang dalam, sehingga sering dirasakan sebagai nyeri yang berasal dari jantung. Bahkan pada beberapa wanita, saat menjelang menstruasi juga timbul rasa nyeri. Namun setelah masa menstruasi selesai, rasa nyeri tersebut hilang dengan sendirinya.

Sejumlah penyakit lain pada buah dada, seperti infeksi, sumbatan saluran susu, tumor dapat menyebabkan nyeri hingga ke dada. Namun, biasanya nyeri hanya terlokalisasi yang dengan penekanan akan terasa lebih sakit.

Banyak penyebab nyeri dada. Tidak semuanya berhubungan dengan jantung. Jadi jika dada anda terasa nyeri, jangan dulu panik. Belum tentu jantung bermasalah. Keep calm.. sebelum ada pemeriksaan dari ahlinya..

Incoming search terms:
  • letak jantung
  • letak jantung manusia
  • letak jantung wanita
  • letak jantung pada wanita
  • letak jantung pada tubuh wanita
  • posisi jantung
  • posisi jantung manusia di seblah kiri apa kanam
  • dimakah letak jantung
  • dadaku terasa sakit apa obat nya ya
  • dada rasa sakit banget dan perih seperti di tonjok itu sakit apa?

admin

Teguh IW, seorang farmasis, suka menulis, ingin menjadi full time blogger, dan bekerja di Apotek Randukuning, Pati, Jawa Tengah.

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>