Hari Perkiraan Lahir

Menghitung Hari Perkiraan Lahir (HPL) Bayi

“Umi, kapan Om dan Tante akan punya momongan?”, tanyaku pada istriku. “Ndak tahu, Yah. Katanya perkiraan lahir sih bulan Desember ini. Tanggalnya berapa. Memangnya perhitungan hari perkiraan lahir bayi itu selalu tepat Yah?”, balas istriku.

Dan percakapan selanjutnya bisa saya tebak. Istriku akan meminta jawaban bagamana cara menghitung dan mengetahui hari perkiraan lahir (HPL). Kalau sudah begini, saya yang repot. Maksud hati hanya ingin tahu kapan Om dan Tante punya momongan pertama mereka, berubah menjadi penjelasan panjang soal hari perkiraan lahir.

Meski saya bukan ahli kandungan, namun seorang apoteker, pantang rasanya kalau tidak bisa menjawab pertanyaan istriku.

Rumus Hari Perkiraan Lahir

Mengetahui hari perkiraan lahir cukup penting bagi ibu hamil. Dengan pedoman tanggal tersebut, orang tua dapat melakukan berbagai persiapan untuk menyambut datangnya si jabang bayi. Banyak hal yang perlu dipersiapkan, baik dari sisi mental maupun hal-hal lainnya.

Pada umumnya, kehamilan berlangsung kurang lebih 37-42 minggu dengan rata-rata 40 minggu atau 280 hari, dihitung sejak hari pertama menstruasi terakhir selesai. Siklus menstruasi dimulai dari hari pertama pada haid terakhir (HPHT). Sedangkan ovulasi terjadi kurang lebih 2 minggu kemudian. Jika pada masa ini terjadi pembuahan, maka pada saat itulah kehamilan berawal.

Karena itulah dalam perhitungan usia kehamilan dalam hitungan minggu, umumnya menghitung juga dua minggu dari hari pertama haid terakhir (HPHT) tersebut. Jadi jika usia janin 6 minggu, kehamilan akan dihitung 8 minggu. Jika demikian, bagaimana caranya menghitung kapan bayi akan lahir?

Rumus Naegele

Rumus ini diciptakan oleh Frans Karl Naegele, seorang ahli kandungan yang hidup Jerman pada abad 19. HPL dihitung berdasarkan hari pertama haid terakhir, dengan rumus sebagai berikut:

  • Tahun: Tetap
  • Bulan: Ditambah 9
  • Hari: Ditambah 7

atau

  • Tahun: Ditambah 1
  • Bulan: Dikurangi 3
  • Hari: Ditambah 7

Misal, hari pertama haid terakhir adalah 14 Maret 2014. Maka hari perkiraan lahir adalah:

  • Tahun: 2014
  • Bulan: 3+9= 12
  • Hari: 14+7=21

Maka hari perkiraan lahir adalah 21 Desember 2014

Contoh berikut adalah penghitungan dengan rumus kedua Naegele. Jika hari pertama haid terkahir adalah 6 Agustus 2014, maka HPL sebagai berikut:

  • Tahun: 2014+1=2015
  • Bulan: 8-3=5
  • Hari: 6+7=13

Maka HPL adalah 13 Mei 2015.

Rumus Parikh

Rumus Naegele mempmnuyai kelemahan, yaitu hanya berlaku untuk wanita yang mempunyai siklus haid tepat 28 hari. Untuk siklus haid yang berbeda, dilakukan penghitungan dengan rumus Parikh.

Cara penghitungan adalah dengan memperhitungkan saat terjadi ovulasi, yaitu lama siklus haid – 14 hari.

  • HPL (Hari Perkiraan Lahir) = hari pertama haid terakhir + 9 bulan + (lama siklus haid – 21 hari)

Jika HPHT adalah 20 Januari 2014, dengan lama siklus haid adalah 30 hari, maka HPL adalah:

  • HPL= 20 Januari+ 9 bulan + (30-21) = 20 Oktober 2014 + 9 hari sehingga menjadi 29 Oktober 2014.

Tidak terlalu sulit kan menghitung hari perkiraan lahir (HPL)? Dan itu bisa anda lakukan sendiri.

Apakah Akurat?

Hari pertama haid terakhir memang bukan patokan yang paling tepat. Namun hal-hal lain seperti hari pertama ovulasi atau kapan terakhir melakukan hubungan suami-istri merupakan hal yang sulit untuk diingat-ingat. HPHT merupakan momen yang paling mudah diingat sehingga hari tersebut menjadi patokan perkiraan hari lahir.

Karena faktor ketidaktepatan, maka perhitungan HPL ini berupa perkiraan saja. Sangat memungkinkan bayi lahir lebih awal atau mundur dari HPL yang telah dihitung. Penghitungan dengan rumus Naegele hanya 4 dari 100 kelahiran yang tepat sesuai dengan HPL. Sekitar 90 persen melahir berkisar 3 minggu disekitar hari lahir yang telah diperkirakan.

Jadi jangan dianggap mutlak HPL tersebut. Itu hanya hari perkiraan lahir bayi.

Incoming search terms:
  • rumus hpl
  • Haid terakhir bulan 4 Hitungan hpl
  • Haid terakhir april skrg bulan januari hpl
  • Haid terahir tgl 14 bulan 5
  • Dr bln mei smpe januari brp minggu
  • cara menghitung tanggal saat hamil itu tanggal awal halangan atau terahir halangan
  • cara menghitung hari perkiraan lahir misal tanggal 26
  • cara hitung hpl dengan hpht desember
  • berapa hari kah perkiraan ibu melahirkan
  • trakhir mens 25desember

admin

Teguh IW, seorang farmasis, suka menulis, ingin menjadi full time blogger, dan bekerja di Apotek Randukuning, Pati, Jawa Tengah.

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>