kram otot punggung

Mengatasi Kram Otot Dengan Cepat

Tengah malam, istriku terbangun. Dia merintih kesakitan. Otot-otot punggungnya menegang. Rupanya istriku mengalami kram otot punggung. Pantas saja ia terbangun, karena memang kram otot terasa sangat nyeri.

“Ayah, sakit sekali. Tolongin tho…” katanya sambil merintih. Oh.. tentu saja. Siapa sih yang tega melihat diajeng tercinta kesakitan begini? Dan tentu saja, dengan sigap, aku berikan pertolongan pertama pada kram otot.

Penyebab Kram Otot

Kram otot memang dapat terjadi sewaktu-waktu, bahkan saat tidur sekalipun. Selain kram otot punggung, otot kaki dan tangan adalah bagian tubuh yang sering mengalami kram. Sedangkan kram otot punggung sendiri termasuk jarang.

Kram otot adalah keadaan ketika otot, atau sekelompok otot berkontraksi secara terus menerus. Hal ini dapat terjadi pada semua jenis otot. Namun yang paling sering adalah kram otot kaki, tangan dan perut. Ketika terjadi kram, akan timbul rasa nyeri yag luar biasa dan dapat berlangsung selama beberapa saat.

Penyebab spesifik kram otot atau kejang otot belum diketahui dengan pasti (idiopatik). Namun beberapa faktor dapat mempengaruhi. Kelelahan otot menjadi penyebab yang paling umum. Kontraksi otot secara tiba-tiba juga bisa menimbulkan kram. Bahkan kurangnya pemanasan sebelum melakukan olahraa atau aktifitas fisik lain juga berperan. Faktor lain adalah sirkulasi darah yang tidak lancar.

Kekurangan elektrolit juga dapat menyebabkan kram. Karena itu pada kasus diare, kram juga dapat terjadi, karena saat diare, elektrolit banyak yang dikeluarkan tubuh. Beberapa obat yang mempengaruhi elektroli, seperti diuretik, juga bisa menimbulkan kram otot.

Gangguan syarat, sebagai akibat kurangnya asupan vitamin B kompleks, juga bisa menyebabkan gangguan impuls syaraf pada otot yang menimbulkan kram. Kelenjar tiroid yang kurang aktif ddan kehamilan juga menjadi penyebab lain dari kram otot.

Penanganan Dan Obat Kram Otot

Ketika terjadi kram, otot akan menegang karena terjadi kontraksi yang terus menerus. Rasa nyeri yang ditimbulkannya cukup tajam dan menimbulkan kesakitan. Pertolongan segera sangat diperlukan.

Kram dapat ditangani dengan cara sebagai berikut:

  • Pada daerah yang mengalami kram, lakukan peregangan secara perlahan.
  • Pijat dengan ringan daerah yang mengalami kram. Mula-mula mungkin akan terasa nyeri, namun perlahan rasa nyeri tersebut akan hilang.
  • Jika diperlukan, kompres dengan air hangat.
  • Apabila kompres kurang mencukupi, dapat saja dengan merendam daerah yang mengalami kram pada air hangat, kurang lebih selama 15 menit.
  • Penggunaan obat gosok, seperti Counterpain, Stop X, Geliga, Rheumason, Minyak Urut GPU bisa meringankan kram otot.

Penggunaan obat-obat pereda nyeri seperti asam mefenamat (Mefinal, Mefix, Lapistan) seringkali kurang cepat meredakan nyeri. Obat ini bermanfaat jika rasa nyeri masih berlanjut meski kram telah reda. Selain itu, obat muscle relaxant seperti Esperison (Forres, Myonep, Myonal, Permyo) dapat digunakan untuk meredakan ketegangan otot.

Tapi daripada terkena kram, lebih baik mencegahnya. Ada beberapa tindakan pencegahan terjadinya kram otot, yaitu:

  • Jangan makan terlalu kenyang jika akan berolah raga.
  • Lakukan pemanasan sebelum berolah raga atau melakukan aktifitas fisik.
  • Hindari minuman yang mengandung kafein seperti kopi, teh dan coklat.
  • Cukup minum saat berolah raga. Jika perlu minum minuman yang mengandung elektrolit seperti Pocari Sweat atau Mizone.

Dan bagaimana dengan istriku? Setelah aku pijiti, kram otot punggung yang menyerangnya mulai reda. Bahkan dengan pijitan lembut tanganku, dia kembali tertidur. Aku? Blaik… sampai pagi malah tak bisa tidur lagi….

Incoming search terms:
  • obat kram
  • obat keram
  • obat kram kaki
  • cara mengatasi kram
  • obat kram otot
  • kram otot
  • myonep obat untuk sakit apa
  • cara mengobati kram otot
  • mengobati keram di tubuh
  • cara mengatasi sering kram

admin

Teguh IW, seorang farmasis, suka menulis, ingin menjadi full time blogger, dan bekerja di Apotek Randukuning, Pati, Jawa Tengah.

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>