Warna Kulit

Mengapa Warna Kulit Menjadi Hitam?

“Apa kabarmu? Baik-baik saja tho?” tanya Warno, sambil menjabat tanganku erat. “Melihat perawakanmu, kelihatannya sehat, makmur dan tentram” katanya lagi.

Aku tersenyum. Gembira tentu saja. Sebab Warno adalah sahabat lama, yang sudah sekian lama tidak bertemu. Kurang lebih 20 tahunan. Dan ternyata penampilan dia sekarang jauh berubah. Aku masih teringat dengan baik, bahwa Warno, meski namanya terkesan ndeso, namun adalah sosok yang populer, diantara para mahasiswi. Sebab, penampilannya cakep, dengan tubuh tinggi dan atletis ditunjang wajah yang ganteng, sangat mudah bagi dia untuk menjadi terkenal diantara para gadis.

Namun saat ini? Tubuhnya masih tetap atletis. Kukuh lengannya. Hanya saja kulitnya sekarang menjadi lebih hitam, berbeda dengan penampilannya yang dulu berkulit putih bersih.

“Pangling aku melihatmu No. Sekarang kamu terlihat hitam. Ada apa dengan kulitmu itu. Kebakaran?”, tanyaku bercanda. Dia tertawa saja, tidak menjawab. Namun kemudian dia bercerita bahwa kini dia bekerja di perusahaan tambang. Pekerjaannya adalah kepala tim survey untuk mencari lokasi tambang baru.

“Aku banyak bekerja di lapangan. Makanya, kulit jadi hitam. Tapi aku suka pekerjaanku ini”, jawabnya. Selanjut adalah ngobrol ngalor ngidul, mengenang saat bersama kuliah di Yogyakarta. Meski beda fakultas, saya farmasi dan dia pertambangan, kami akrab karena kami satu kos. Dan apa yang kami obrolkan tidaklah penting untuk dituliskan di sini. Hanya satu yang masih menggelitik, mengapa warna kulit menjadi hitam karena matahari? Bisakah diputihkan kembali?

Warna Kulit Itu Genetik

Manusia memang terdiri dari banyak ras. Masing-masing ras memiliki ciri tesendiri. Salah satunya adalah warna kulit. Karenanya saat ini dikenal orang dengan kulit hitam, coklat, sawo matang, kuning, putih dan merah.

Perbedaan warna kulit akibat adanya komposisi dan aktifitas yang berbeda pada sel-sel di bawah kulit. Warna kulit, utamanya ditentukan oleh aktifitas sel melanosit.

Sel melanosit terletak di bagian bagian dasar sel epidemis. Fungsinya adalah menghasilkan pigmen melanin, yang menentukan warna kulit seseorang. Dala hal ini, aktifitas sel melanosit lebih berperan dalam menentukan warna kulit dibanding jumlahnya.

Beberapa faktor menentukan warna kulit, yaitu jumlah, kualitas dan penyebaran melanin pada kulit. Pada orang-orang dengan warna kulit yang lebih gelap, sel melanosit menghasilkan melanin dalam jumlah yang lebih banyak, melanosom (kantung melanin) mempunyai ukuran yang lebih besar sehingga dapat menyimpan melansit lebih banyak, dan mengalami penguraian lebih lama dibanding melanosit pada orang dengan warna kulit yang lebih terang.

Mengapa Warna Kulit Menjadi Gelap/Hitam

Tapi warna kulit dapat berubah. Bukan pada warnanya, namun pada intensitas. Perubahan ini bisa terjadi secara keseluruhan atau pada area tertentu saja. Semakin tinggi intensitas melanosit, yang berarti jumlah melanin lebih banyak, warna kulit akan menjadi lebih gelap. Dan kita sering menyebutnya menjadi lebih hitam. Mengapa?

Terdapat 2 penyebab utama yang mempengaruhi mengapa kulit dapat menghitam. Faktor-faktor tersebut adalah:

Peradangan Pada Kulit
Terjadinya peradangan pada kulit bisa menyebabkan kulit menjadi hitam. Hal ini terlihat jelas pada bekas luka. Dalam istilah medis, hal ini disebut dengan hiper pigmentasi pasca inflamasi (HPI). Peradangan akan memacu produksi melanin. Beberapa hal, sepeti jerawat, dermatitis, reaksi alergi, iritasi dan luka adalah hal-hal yang dapat menyebabkan kulit menghitam akiat hiper pigmentasi pasca inflamasi.

Sinar Matahari/Ultraviolet
Sinar matahari atau sinar ultraviolet dapat berpengaruh buruk pada kulit. Kanker kulit misalnya, dapat ditimbulkan oleh paparan sinar ini.

Ketika kulit terpapar sinar matahari atau ultraviolet, terjadi peningkatan produksi pigmen melanin pada kulit. Selain itu transfer melanosom dari melanosit dari lapisan dalam epidermis menuju lapisan kulit bagian atas dipercepat. Akibatnya warna kulit akan terlihat lebih gelap atau hitam.

Peningkatan produksi pigmen kulit ini sebenarnya merupakan mekanisme pertahanan tubuh terhadap paparan sinar matahari/ultraviolet. Sebab sinar tersebut dapat menyebabkan kerusakan DNA yang menyebabkan kanker.

Apakah perubahan warna kulit menjadi lebih gelap dapat dicegah atau dipulihkan? Untuk pencegahan, untuk perubahan kulit akibat HPI dapat dicegah dengan menggunakan sabun mandi yang lembut dan menggunakan pelembab secara rutin. Hal ini akan berguna untuk mencegah iritasi dan kering serta memperbaiki kulit bermasalah akibat dematitis atopik.

Sedangkan akibat perubahan warna kulit akibat radiasi sinar matahari/ultraviolet dapat diatasi dengan menggunakan tabi surya. Penggunaan tabi surya akan mengurangi efek sinar matahari sehingga secara perlahan, seiring dengan regenerasi kulit, warna kulit akan menjadi lebih cerah.

Incoming search terms:
  • penyebab kulit hitam
  • penyebab kulit menjadi hitam
  • penyebab kulit menghitam
  • air yang membuat kulit hitam
  • kulit hitam
  • kulit menghitam
  • kenapa kulit menghitam
  • pigmen kulit hitam
  • sebab muka gelap dari pada badan
  • apa yg membuat kulit berwarna

admin

Teguh IW, seorang farmasis, suka menulis, ingin menjadi full time blogger, dan bekerja di Apotek Randukuning, Pati, Jawa Tengah.

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>