Rambut Beruban

Mengapa Rambut Beruban?

“Ih.. ayah mulai beruban. Itu banyak, di bagaian atas, belakang dan samping”, kata Laluna, anakku yang kecil, sambil mengamati rambutku. “Masa sih Dik? Coba hitung berapa ubannya”, jawabku. Tentu saja Laluna tak mau menghitung. Susah, soalnya banyak banget, katanya.

“Kenapa sih Yah, kok rambutnya beruban. Ayah tambah tua?”, itu pertanyaan lanjutan dari Laluna. Saya tersenyum. Memangnya kenapa jika rambut mulai beruban? Saya sendiri tidak mempermasalahkannya. Tapi beberapa orang, sangat sensitif dengan uban sehingga mereka rela menutupinya dengan berbagai cara. Paling sering, uban dikaitkan dengan bertambahnya usia seseorang. Tapi sesungguhnya adalah, hal tersebut tidak ada kaitannya sama sekali. Uban rambut dapat terjadi pada berbagai usia. Anak muda yang beruban banyak. Orang tua yang beruban, itu lebih banyak. Ya kan?

Penyebab Rambut Beruban

Warna pada rambut dihasilkan oleh melanosit yang terdapat pada folikel rambut. Sel ini akan menghasilkan pigmen yang disebut melanin. Namun melanosit tersebut, seiring dengan waktu, dapat mengalami penurunan dalam memproduksi melanin. Secara perlahan, melanin untuk rambut akan berkurang sehingga menyebabkan rambut menjadi pucat dan tidak berwarna. Secara kasat mata, rambut akan terlihat berwarna putih, abu-abu atau keprakan. Inilah yang kemudian dikenal sebagai uban rambut.

Penurunan kemampuan melanosit dalam menghasilkan melanin akan menurun seiring dengan waktu. Artinya semakin bertambah usia, produksi melanin akan semakin berkurang. Inilah yang menjelaskan mengapa semakin tua, uban rambut akan semakin banyak.

Namun bukan hanya usia yang menyebabkan penurunan kemampuan melanosit. Berbagai gangguan, seperti kerusakan DNA dan penumpukan hidrogen peroksida pada folikel rambut juga berperan dalam kerusakan melanosit. Inilah yang terjadi pada anak muda yang mempunyai rambut beruban.

Beberapa faktor resiko juga dapat disebutkan mengapa seseorang mempunyai uban. Salah satu yang sering ditemukan adalah masalah keturunan. Jika orang tua mengalami uban dini, maka anak kemungkinan juga mengalami hal yang sama. Merokok dan kekurangan vitamin B12 juga memicu tumbuhnya uban secara dini.

Obat Rambut Uban

Bisakah uban pada rambut diobati? Sampai saat ini belum ada obat yang mampu mengembalikan kemampuan melanosit untuk menghasilkan melanin pada rambut. Artinya adalah uban rambut tidak dapat diobati. Yang bisa dilakukan adalah melakukan pewarnaan pada rambut tersebut sehingga uban akan tertutupi. Pewarnaan bisa dilakukan dengan semir rambut maupun cat rambut.

Hanya saja perlu diperhatikan dalam memberi warna pada rambut. Semir rambut dalam memberi warna tidak bersifat permanen. Dalam beberapa hari, warna semir rambut akan memudar. Karena itu jika ingin penampilanm rambut beruban tertutupi dengan baik, lakukan semir rambut dengan teratur dalam jangka waktu yang tepat.

Cat rambut memang dapat digunakan untuk memberi warna pada rambut beruban. Namun cat rambut juga menggunakan bahan-bahan kimia yang sedikit keras, sehingga jika dipakai terlalu sering, rambut yang sehat justru dapat ikut menjadi rusak. Jadi pikirlah dengan bijak saat memutuskan untuk menggunakan cat rambut.

Namun dalam hal pewarnaan rambut, saya teringat nasehat Ustad. Jika anda muslim, janganlah mengecat atau menyemir rambut dengan warna hitam. Sebab hal tersebut tidak diperbolehkan. Bagaimana dengan warna selain hitam? Justru warna selain hitam diperbolehkan.

Namun karena warna selain hitam akan membuat penampilan saya gimana gitu.. saya justru memilih untuk membiarkan saja uban di rambut saya. Soal penampilan, biarlah, karena memang usia sudah STW. Mau gimana lagi? Justru dengan rambut beruban, kata istri, saya terlihat lebih matang. Ibarat kelapa, makin tua makin bersantan. He…he..

admin

Teguh IW, seorang farmasis, suka menulis, ingin menjadi full time blogger, dan bekerja di Apotek Randukuning, Pati, Jawa Tengah.

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>