Label Makanan

Memahami Arti Label Makanan Kemasan

Ini seperti ritual bulanan. Segera setelah gajian, istri selalu mengajak untuk belanja berbagai kebutuhan rumah tangga di swalayan terdekat. Sebagai suami yang baik, tentu saya tidak akan menolak. Sebabjika menolak, konsekuensi yang harus saya terima tergolong berat. Hi..hi..

Dalam setiap berbelanja, istri selalu tidak lupa memasukkan berbagai makanan dalam kemasan, baik itu siap santap atau yang perlu diolah dulu. Alasannya adalah makanan tersebut praktis dan mudah dimasak. Maklum, istri juga bekerja. Jadi waktu untuk memasak tergolong terbatas. Beberapa makanan kemasan ringan juga ada dalam daftar belanja. Untuk cemilan, katanya.

Saya sendiri tidak mempermasalahkan makanan dalam kemasan tersebut, asalkan masih dalam kriteria sehat dan tidak terlalu sering. Masalahnya, apakah semua makanan dalam kemasan itu sehat? Banyak ahli gizi dan nutrisi yang telah menyuarakan untuk membatasi konsumsi makanan dalam kemasan. Sebab kandungan nutrisi dalam makanan semacam itu tidak seimbang dan banya bahan tambahan yang tidak bak untuk kesehatan jika dikonsumsi setiap hari.

Karena itulah, disarankan untuk selalu membaca label pada makanan kemasan. Sebab kandungan nutrisi harus disebutkan dalam label tersebut. Sayangnya jarang yang cermat membaca, dan jika tokh membaca, ada yang paham dan mengerti artinya? Sedikit yang paham, banyak yang tak memahami.

Satu prinsip yang dijadikan pegangan dalam mengkonsumsi makanan kemasan agar tetap sehat adalah hindari makanan yang mengandung jumlah lemak, utamanya lemak tersaturasi, garam dan gula tambahan. Sedikit banyak, di bawah ini ada panduan untuk memahami arti dan kriteria yang tercantum dalam label makanan kemasan.

Lemak Total

Makanana dikatakan mengandung lemak tinggi jika kandungan lemak total termasuk tinggi jika dalam 100 gram terdapat 17,5 gram lemak. Namun termasuk rendah jika kurang dari 3 gram tiap 100 gram.

Lemak Tersaturasi

Termasuk makanan tinggi lemak tersaturasi jika dalam 100 gram terdapat 5 gram lemak tersaturasi. Dikatakan rendah jika 1,5 gram atau lebih rendah tiap 100 gram makanan.

Gula

Makanan dengan kadar gula tinggi sangat tidak disarankan karena dapat memicu diabetes. Kadar gula dikatakan tinggi jika dalam 100 gram makanan terdapat 22,5 gram total gula. Namun dikatakan rendah jika tiap 100 gram mengandung 5 gram atau lebih sedikit dari itu.

Garam

Makanan dikatakan mengandung garam tinggi jika terdapat 1,5 gram garam tiap 100 gram makanan. Namun dikatakan rendah jika tiap 100 gram mengandung garam sebanyak 0,3 gram atau hanya mengandung 0,1 gram garam sodium.

Selain dengan tercantum dalam label, beberapa makanan kemasan juga menggunakan kode warna. Warna merah berarti mengandung lemak, lemak tersaturasi, gula dan garam yang tinggi, warna amber kekuningan artinya medium, dan hijau rendah. Kode warna ini biasanya ditempelkan pada kemasan.

Bahan penyusun makanan (ingridient) juga tercantum dalam kemasan, dengan ditulis berdasarkan jumlah kandungan yang tertinggi. Periksalah. Apabila dalam lebl tersebut urutan pertama adalah krim, mentega atau minyak, dapat dipastikan makanan tersebut adalah makanan yang mengandung lemak dalam jumlah yang tinggi.

Dengan memeriksa label makanan, secara garis besar, dapat diketahui apakah makanan dalam kemasan tersebut termasuk dalam makanan yang sehat atau tidak ketika dikonsumsi. Prinsipnya, makanan yang mengandung lemak, lemak tersaturasi, garam dan gula tinggi bukanlah makanan yang sehat. Sebab makanan-makanan tersebut dapat memicu berbagai penyakit degeneratif seperti penyakit jantung, hipertensi dan diabetes.

Tapi daripada pusing-pusing memikirkan makanan dalam kemasan, mengapa tidak memasak sendiri dengan bahan-bahan alami yang sehat? Itu jelas lebih baik.

admin

Teguh IW, seorang farmasis, suka menulis, ingin menjadi full time blogger, dan bekerja di Apotek Randukuning, Pati, Jawa Tengah.

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>