kaki pecah-pecah

Jika Tumit Dan Telapak Kaki Pecah-pecah

Apakah ada hubungan antara kaki pecah-pecah, maksud saya, kulit tumit dan telapak kaki pecah-pecah dengan mood seseorang? Banyak akan menjawab tidak. Tapi jawaban saya adalah hubungan itu erat sekali. Tak percaya?

Sore itu istriku baru pulang dari kerja. Tapi sebelumnya, dia mampir dulu ke sebuah swalayan. Pulang, selain membawa belanjaan kebutuhan sehari-hari, juga dengan wajah yang sedikit manyun.

Tentu saya tak bisa mengetahui apa penyebabnya hingga malam, istriku berkata, “Ayah, tadi siang aku lihat sepatu bagus sekali. Harganya juga pas. Tapi aku tak jadi beli”.
“Kenapa?”, tanyaku.
“Soalnya sepatu itu bagian belakang terbuka hingga tumitnya kelihatan. Masalahnya, tumit kakiku pecah-pecah. Jadi malu kalau pakai sepatu itu. Makanya nggak jadi beli. Ayah, gimana tho biar kaki ndak pecah-pecah. Biar mulus gitu lho”, kata istriku sambil merajuk.

Wk..wk..wk.. ini tho yang membuat dari tadi manyun terus. Kalau masalah kulit kaki pecah-pecah sih ada solusinya.

Mengapa Kaki Pecah-pecah?

Kaki adalah baian tbuh yang paling bawah, dan sering berinteraksi secara intens dengan bermacam-macam benda. Akibat interkasi tersebut, kulit kaki cenderung menebal dan kaku. Penebalan kulit ini (kapal, callus) bisa dipahami sebagai cara untuk melindungi diri dari benturan, atau gesekan yang keras dengan benda-benda lain.

Namun penebalan kulit kaki tersebut membuat kulit menjadi lebih mudah untuk kering, karena berbagai kelenjar yang menghasilkan minyak tidak dapat mencapai permukaan kulit. Kelembaban kulit menjadi tidak terjaga dengan baik. Inilah yang menyebabkan kulit kaki menjadi kering. Dengan adanya benturan dan beban tubuh, kulit kaki akan menjadi pecah-pecah.

Keadaan kulit kaki yang pecah-pecah ini bukan keadaan yang serius secara kesehatan, namun cukup mengganggu. Pada retakan kulit tersebut sering terasa nyeri. Dan dari sisi penampilan, sangat tidak sedap dipandang, terutama bagi para wanita. Kecenderungan kulit kaki pecah-pecah semakin meningkat pada lanjut usia. Dan bagian yang paling sering pecah-pecah adalah tumit kaki.

Beberapa kebiasaan dapat meningkatkan kemungikinan tumit kaki pecah-pecah. Hal tersebut diantaranya adalah:

Menggosok kaki keras-keras. Ketika mengelap kai dengan handuk seusai mandi, janganlah digosok. Tindakan menggosok dengan handuk akan menyebabkan kulit telapak kaki nudah mengering dan pecah-pecah. Untuk mengeringkannya, cukup dengan menekan-nekan telapak kakai dengan handuk.

Mandi terlalu lama. Air memang melembabkan. Namun air juga dapat melarutkan lapisan minyak yang menjaga kelembaban kulit. Apalagi bila saat mandi menggunakan sabun yang relatif keras. Karena itu, jangan berlama-lama saat mandi dan gunakan sabun yang lembut. Jika tidak, kulit akan cepat kering, termasuk kulit telapak kaki.

Solusi Kaki Pecah-pecah

Adanya kapal (callus) cenderung membuat kulit menjadi kering sehingga mudah pecah-pecah. Untuk mencegah dan mengurangi kapal tersebut, oleskan krim yang dapat melembabkan sekaligus menghaluskan kulit seperti Foothy Cr.

Kedua adalah menjaga kulit tetap lembab. Untuk hal ini dapat digunakan berbagai krim pelembab kulit kering seperti Decubal, Carmed dan Moisderm.

Dan hal berikut tidak boleh dilupakan, yaitu cukup minum air putih. Kekurangan air dapat menyebabkan kulit menjadi kering. Karena itu cukupi kebutuhan air tubuh dengan minum minimal 2 liter per hari.

Dan hal sepele yang sering dilupakan, cuci bersih sabun yan menempel. Sabun merupakan zat kimia yang jika terlalu lama menempel di kulit dapat melarutkan pelembab alami kulit. Akibatnya kulit akan menjadi kering, dan pada tumit dan telapak kaki dapat menyebabkan pecah-pecah.

Dan itu yang saya terapkan pada istri saya, agar jika melihat sepatu bagus dengan tumit yang terbuka, ia tidak cemberut lagi. Ha..ha..

Incoming search terms:
  • obat kaki pecah pecah di apotik
  • salep kaki pecah pecah
  • salep untuk kaki pecah pecah
  • salep untuk kaki pecah pecah dan kering
  • salep kaki pecah pecah di apotik
  • obat tumit pecah pecah di apotik
  • salep untuk kaki pecah2
  • salep untuk kaki pecah-pecah
  • salep kaki pecah
  • salep kulit pecah pecah

admin

Teguh IW, seorang farmasis, suka menulis, ingin menjadi full time blogger, dan bekerja di Apotek Randukuning, Pati, Jawa Tengah.

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>