Panu Kulit

Hilangkan Panu Yang Bikin Malu

Jika mata adalah cerminan hati, kulit cerminan apa? Ini bukan sekedar pertanyaan ala pujangga mengotak-atik kata. Ini pertanyaan serius tetangga sebelah, jeng Widi yang dilontarkan padaku, sore itu. Cukup unik cara bertanyanya, maklum dia guru bahasa yang sangat menyukai sastra.

Maka sekarang adalah apa jawaban yang tepat atas pertanyaan dengan kata yang cukup puitis tersebut? Sebagai apoteker, setidaknya saya tahu bahwa dunia farmasi adalah dunia yang dilingkupi seni, yaitu seni mensintesis, membuat, meracik dan mengemas obat. Tapi seni ini sangat berbeda dengan yang digeluti Pak Widjo tadi.

Kembali ke pertanyaan, kulit mencerminkan apa? Kulit adalah bagian terluar dari tubuh, yang mempunyai fungsi perlindungan. Kulit adalah pelindung pertama dari gangguan lingkungan terhadap tubuh. Sebagian besar bakteri, jamur dan virus harus melewati kulit sebelum menginfeksi. Dan banyak yang tidak berhasil karena kulit mampu memberi perlindungan yang baik.

Meski kulit merupakan pelindung, bukan berarti kulit bebas penyakit. Ada bakteri, jamur dan virus. Salah satu yang sering ditemui adalah infeksi jamur. Di kulit, infeksi jamur, salah satunya adalah penyakit panu.

Penyebab Penyakit Panu

Panu, atau disebut juga panau (Tinea versicolor), nmerupakan penyakit kulit akibat dari infeksi jamur. Gejala paling jelas adalah timbulnya bercak pada kulit yang disertai dengan rasa gatal, terutama saat berkeringat. Warna bercak paling umum adalah putih, meski bisa juga coklat atau kemerahan tergantung pada warna kulit.

Jenis jamur penyebab panu adalah Candida albicans, suatu jamur dermatofit, yang hidup di lapisan epidermis kulit. Karena itu, panu hanya terjadi pada permukaan kulit, tidak dapat sampai ke lapisan yang lebih dalam.

Panu dapat menyebar dan menular. Kulit yang lembab akan mudah terserang panu. Karena itulah, panu sering berawal dari daerah yang sering terkenan keringat seperti dada, lengan, leher, perut, kaki, ketiak, lipatan paha, muka dan kepala.

Penularan panu melalui berbagai mekanisme. Kontak kulit dengan orang yang menderita panu dapat menyebabkan penularan. Demikian juga pinjam-meminja pakaian dan peralatan mandi seperti sabun dan handuk.

Secara medis, panu bukanlah penyakit yang membahayakan. Namun dari sisi estetika, sangat menggangu penampilan. Kulit panuan sering membuat penderitanya merasa malu dan rendah diri dalam pergaulan, sebab hal ini dikaitkan dengan stigma kurang menjaga kebersihan diri.

Ini barangkali yang bisa menjadi jawaban atas pertanyaan di awal tulisan ini, kulit cerminan dari apa? Bagi saya, kulit mencerminkan kebersihan diri. Sebab kulit yang bersih dan sehat menunjukkan tingkat kebersihan diri yang baik dan terjaga.

Obat Panu

Mengobati panu hampir sama dengan mengobati penyakit jamur lain seperti kutu air dan kadas. Pertama adalah menjaga kebersihan. Jagalah kulit tidak lembab. Segera keringkan badan setelah mandi atau berkeringat dengan baik. Dengan demikian kulit menjadi tidak lembab.

Kedua adalah dengan menggunakan obat. Jenis obat yang dipakai bisa dengan obat topikal (obat luar, obat kulit) atau dengan obat oral (obat yang diminum). Untuk obat luar, bisa digunakan Mikonasol (Daktarin, Micrem), Klotrimasol (Canesten, Fungiderm, Lotremin), Terbinafin (Lamisil, Termisil), Ketokonazol (Mycoral, Nizoral). Oleskan obat-obat tersebut pada kulit yang terinfeksi minimal 2 kali sehari setelah mandi.

Sedangkan jika menggunakan obat oral yang diminum, bisa menggunakan Mycoral dan Nizoral yang mengandung ketokonasol. Selain itu juga ada Itrakonasol (Nufatrac, Sporanox) dan flukonasol (Diflucan, Candizol). Lama penggunaan obat oral adalah minimal 5 hari agar pengobatan yang dilakukan tuntas memberantas jamur penyebab panu yang sering bikin malu.

Incoming search terms:
  • fungiderm
  • kalpanax cream vs daktarin
  • daktarin vs canesten
  • fungiderm vs daktarin
  • canesten obat panu
  • fungiderm obat panu
  • daktarin vs fungiderm vs canesten
  • canesten vs daktarin
  • kalpanax vs fungiderm
  • review fungiderm

admin

Teguh IW, seorang farmasis, suka menulis, ingin menjadi full time blogger, dan bekerja di Apotek Randukuning, Pati, Jawa Tengah.

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>