efek deksametason

Efek Samping Deksametason: Sakitnya Tuh Di Sini

Minum kopi sore hari, ehm.. nikmat juga. Apalagi ditemani dengan tempe mendoan hangat, buatan istri tercinta. Hanya saja kenikmatan ini terhenti saat sebuah berita hampir membuatku tersedak.

“Pak T, Mr. Jono kebanyakan minum obat. Sekarang jadi ketagihan. Itu lho, sudah 2 hari ndak minum, badan jadi pegel semua”, kata Ny. Jono. “Lho, memangnya Mr. Jono minum obat apa?”, tanyaku. “Obat penggemuk badan”. Weee?? Obat penggemuk badan jadi masalah ketagihan?

Bergegas, didorong rasa penasaran, saya temui Mr. Jono di kamarnya. Ia tengah berbaring dan merintih. Katanya, “Pak T, ini obat apa to? Katanya obat untuk menggemukkan badan. Saya minum secara teratur agar badan gemuk. Memang gemuk badan saya. Tapi kalau ndak minum, kok rasanya pegel semua. Sakitnya tuh Pak T, di sini, di sini dan di sini. Saya takut Pak T”.

Wheladalah… Mr. Jono minum obat, yang setelah saya periksa salah satunya adalah deksametason. Pantas saja hanya dalam waktu singkat, Mr. Jono mengalami penggemukan dan wajahnya sangat khas, menjadi bunder atawa bulat. Dan obat itu, kata Mr. Jono, diperoleh dari sumber yang tidak resmi.. Sungguh, ini persoalan serius…

Deksametason Bukan Obat Dewa

Kadang saya sendiri, sesuai kapasitas profesi sebagai farmasis (ehm..ehm), sering mempertanyakan penggunaan obat ini. Entah mengapa pemakaian obat ini sangat meluas, dari masalah neuropathy, pegel linu hingga alergi. Bahkan juga, pada tempat yang tidak resmi, digunakan untuk menambah nafsu makan dan berat badan.

Deksametason, prednisolon, metil prednisolon (Kalmetason,Cortidex, Licodexon, Lameson, Hexilon) merupakan kortikosteroid yang digunakan secara luas. Banyak organ yang dipengaruhi. Begitu juga dengan efek samping yang ditimbulkannya, sebanding lurus dengan aktifitas farmakologinya yang luas. Penggunaan secara sembarangan bisa menimbulkan berbagai masalah kesehatan yang serius.

Deksametason adalah obat golongan kortikosteroid sintetik. Kortikosteroid merupakan hormon yang dibuat pada bagian luar (korteks) kelenjar adrenal. Aktifitas utama hormon ini terbagi 2, yaitu aktifitas glukokortikoid dan mineralokortikoid.

Aktifitas glukokortikoid meliputi:

Peningkatan glukogenesis, yaitu pembentukan gula (glukosa) dari protein. Proses ini meningkatkan kadar gula darah, terutama pada penderita diabetes.

Efek katabolik, mengurai protein dan mengurangi pembentukan protein, termasuk protein untuk tulang. Akibatnya dapat terjadi osteoporosis dan gangguan pertumbuhan tulang pada anak-anak.

Mempengaruhi pembentukan lemak, terutama pada bagian tertentu, lemak dapat menumpuk seperti pada wajah, bahu dan perut. Pada wajah, dikenal dengan moon face atau Cushing Syndrome.

Menghambat pelepasan dan pembentukan mediator radang dan alergi, sehingga jadi pilihan sebagai antiinflamasi dan alergi.

Menghambat fungsi jaringan limfa sehingga menurunkan daya tahan tubuh (immuno supresan).

Kortikosteroid juga diketahui dapat meningkatkan nafsu makan dan menjaga stabilitas otot rangka.

Sedangkan efek mineralokortikoid adalah meningkatkan restensi garam, terutama garam natrium. Akibatnya terjadi juga retensi air. Ini dapat menyebabkan kenaikan tekanan darah.

Kortikosteroid juga diketahui dapat meningkatkan nafsu makan dan menjaga stabilitas otot rangka.

Dari begitu banyaknya aktifitas farmakologi deksametason dan kawan-kawan inilah kortikosteroid diberi julukan obat dewa. Padahal, dibalik julukan itu, ada resiko besar yang mengintai jika digunakan secara sembarangan. Selain Cushing Syndrome, tanpa disadari ginjal juga sangat mungkin rusak karena kortikosteroid sintetik bersifat nefrotoksik.

Lalu bagaimana dengan kasus Mr. Jono. Mengapa setelah menghentikan minum obat, tubuh justru menjadi pegal linu? Apa yang terjadi pada Mr. Jono adalah kejadian putus obat.

Ketika deksametason dikonsumsi dalam jangka waktu lama, maka tubuh juga menyesuaikan dengan keadaan tersebut. Karena adanya suplai dari luar, maka korteks adrenal mengurangi jumlah produksi hormon kortikosteroid. Ketika berhenti minum obat, sementara produksi kortikosteroid alami tubuh terlanjur turun, maka tubuh kekurangan hormon ini. Akibatnya, akan terasa nyeri pada sekujur tubuh.

Untuk menghentikan pemakaian deksametason, prednisolon dan obat kortikosteroid lainnya harus dilakukan secara bertahap. Dosis akan dikurangi perlahan hingga pada akhirnya dihentikan secara total. Itu yang seharusnya dilakukan Mr. Jono ketika memutuskan untuk berhenti minum deksametason.

Pernasaran saya tanyakan pada Mr. Jono dari mana mendapatkan obat tersebut. Dengan sedikit berbisik, dia mendapatkannya dari…. Wadhuh serombongan kerabat Mr. Jono masuk kamar dan pertanyaan saya tidak dijawabnya..

Incoming search terms:
  • deksametason
  • obat deksametason
  • deksametason obat apa
  • kalmetason
  • efek obat kalmetason kesehatan
  • manfaat deksametason
  • deksametason adalah
  • harga kalmetason
  • Obat gemuk deksa
  • Dexsametason

admin

Teguh IW, seorang farmasis, suka menulis, ingin menjadi full time blogger, dan bekerja di Apotek Randukuning, Pati, Jawa Tengah.

8 komentar pada "Efek Samping Deksametason: Sakitnya Tuh Di Sini"

  1. Wah saya sudah jd korban pak , saya kena penyakit gatal ..disuruh tetangga mimum itu
    Memang sih sembuh , tp kalo gk minum ya tumbuh lg gatalnya
    Efek smpingnya skrg bnyak yg sya rsakan
    Gimana solusinya pak

    1. gatal karena apa? kemungkinan karena alergi. deksametason memang merupakan anti alergi yang kuat. namun jika anda kontak dengan pemicu alergi, maka alergi akan kembali kambuh. karena itu cari pemicu alerginya dan hindari kontak dengan pemicu tersebut.

  2. Mas, kurang lebih 3 tahun saya menggunakan dexamethasone untuk meningkatkan nafsu makan. Dosis 1 tahun terakhir adalah 0.5mg/hari.
    Setelah mengetahui bahaya obat ini,saya memutuskan berhenti total (sudah 5 minggu).BB saya langsung turun drastis.
    Ternyata cara berhenti yang benar adalah mengurangi dosis perlahan2. Pertanyaan saya,apabila sudah terlanjur 5 minggu berhenti total,apakah saya harus mengkonsumsi dexamethashone lagi dan kemudian saya kurangi perlahan2?

    Mohon jawabannya ya mas,saya ketakutan dengan kondisi sekarang.

    Terima kasih.

  3. saya juga sudah lama mengkonsumsi obat kalmitason dan karena tau efek sampingnya saya menghentikannya dan akibatnya memang badan jadi pegal2 semua sudah 1 bulan saya menghentikan minum obat ini, tapi badan saya masih sering pegal dan nyeri sampai kapan badan saya bisa kembali normal kembali pak?
    trimakasih jawabanya.

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>