Pantangan Asam Urat

Diet Dan Pantangan Penderita Asam Urat

“Pak T, asam uratku tinggi. Suruh diet. Tidak boleh makan ini dan itu. Susah ini kalau mau makan”, kata Pak Marno sore itu. Saya yang lagi nonton pingpong menjadi sedikit terganggu. Dengan sedikit guyon, aku jawab sekenanya, “Ya kan enak pantang makan ini dan itu. Kan jadinya hemat itu anggaran makannya”.

Mendengat jawabanku, Pak Marno tersenyum kecut. Dan senyum itu menyadarkanku bahwa saya tidak boleh menjawab sekenanya seperti itu. Maka setelah meminta maaf, saya kembali bicara tentang asam urat, atau dalam bahasa kimia disebut uric acid, dengan lebih serius.

Memang penderita penyakit rematik asam urat atau gout di sarankan untuk melakukan diet. Dan akan banyak pantangan dan batasan makanan yang harus dijalani.

Diet asam urat ini bukan dalam artian mengurangi makan agar berat badan turun, namun lebih pada pemilihan jenis makanan agar kadar asam urat turun atau tidak naik.

Dasar dari diet asam urat ini adalah fakta bahwa radang sendi yang timbul dapat diringankan dengan mengonsumsi dan membatasi makanan-makanan tertentu. Jenis makanan yang disarankan adalah menjalani pola makan kaya karbohidrat kompleks,m protein sedang dan rendah lemak. Pola makan ini bukanlah tindakan pengobatan, namun dapat membantu mengurangi gejala yang timbul.

Makanan Mengandung Purin Dan Asam Urat

Nyeri asam urat, yang bisa juga disebut sebagai penyakit rematik asam urat, menyebabkan terjadinya pembengkakan pada sendi, terutama pada sendi jari-jari kaki. Peradangan dan pembengkakan ini disebabkan adanya penimbunan natrium asam urat, yang merupakan limbah alami dalam tubuh.

Dari mana asal asam urat ini? Asam urat berasal dari pemecahan purin dalam tubuh. Sedangkan purin sendiri merupakan zat alami yang dapat ditemukan pada semua jenis makanan. Jadi menghindari makanan mengandung purin sama sekali tidak mungkin. Semakin tinggi kadar purin dalam makanan yang dikonsumsi, maka akan semakin tinggi kadar asam urat dalam tubuh. Karena itu yang bisa dilakukan adalah memilih makanan yang tidak mengandung purin tinggi, agar kadar purin dalam tubuh tidak nak tajam dan membuat penyakit rematik asam urat kambuh.

Panduan Makanan Penderita Asam Urat

Banyak hal yang harus diperhatikan penderita asam urat, terkait dengan makan. Sebab ada beberapa batasan, kalau tidak saya sebut dengan pantangan makan, yang harus dituruti.

Beberapa jenis makanan pantangan penderita asam urat adalah jenis makanan yang mengandung purin tinggi seperti:

  • Jerohan, seperti hati, otak, limpa dan jantung.
  • Beberapa jenis seafood seperti sarden, tuna dan makarel, kepiting, kerang dan udang.

Sedangkan makanan yang dibatasi konsumsinya adalah:

  • Daging merah seperti daging sapi, kambing dan bebek.
  • Makanan dan minuman yang mengandung gula tinggi.
  • Roti dan makanan sejenis yang mengandung keju dan susu.
  • Beberapa sayuran seperti bayam, jamur, kembang kol, dan kacang-kacangan.

Sedangkan makanan dan minuman yang dianjurkan adalah:

  • Buah-buahan seperti jeruk, melon dan apel.
  • Air putih, minum minimal 2 liter per hari untuk menjaga fungsi ginjal dan meluruhkan asam urat.
  • Makanan yang mengandung gandum.
  • Susu dan yugurt rendah lemak.

Dengan mematuhi makanan pantangan, yang dibatasi maupun yang dianjurkan, diharapakan kadar asam urat akan terjaga di kisaran normal.

Selain dengan memilih jenis makanan, sangat penting bagi penderita asam urat untuk berolah raga dan menjaga berat badan. Sebab apabila terjadi obesitas, hal ini akan mempersulit penyembuhan. Obesitas adalah faktor resiko bagi munculnya penyakit asam urat.

Dan akhirnya, pembicaraan saya dengan Pak Marno soal asam urat ini selesai. Tampaknya sekarang Pak Marno paham, mengapa ada pantangan makan bagi penderita asam urat.

admin

Teguh IW, seorang farmasis, suka menulis, ingin menjadi full time blogger, dan bekerja di Apotek Randukuning, Pati, Jawa Tengah.

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>