Hand Sanitizer

Cegah Penyakit Dengan Cuci Tangan Atau Gunakan Hand Sanitizer

Salah satu gaya hidup modern adalah ditandai dengan teknologi yang membuat segala sesuatu semakin praktis dan mudah. Memang itulah tujuan diciptakan teknologi; membuat hidup semakin mudah.

Banya hal yang kemudian dipermudah. Pada semua sendi kehidupan, telah tersedia perangkat untuk membuat semua urusan semakin praktis. Termasuk juga soal menjaga kebersihan.

Saat ini muncul kesadaran yang sangat tinggi dari masyarakat bahwa menjaga higienitas merupakan salah satu kunci untuk menjaga kesehatan. Salah satu hal kecil dari menjaga kebersihan diri tersebut adalah dengan mencuci tangan.

Mencuci tangan merupakan suatu tindakan sanitasi dengan membersihkan tangan dan jari-jemari menggunakan air dan sabun, atau menggunakan cairan antiseptik seperti cairan pembersih atau hand sanitizer (Dettol, Antis, Nuvo, Lifebuoy, Handy Clean).

Berbagai riset telah membuktikan bahwa mencuci tangan dengan baik mampu mencegah berbagai penyakit. Meski tidak bisa menghilangkan semua jenis kuman, namun mencuci tangan dapat mencegah infeksi oleh bakteri-bakteri utama penyebab sakit perut dan pencernaan.

Tapi kemudian, mencuci tangan dianggap sebagai kegiatan yang merepotkan. Untuk itu diciptakanlah cairan pembersih tangan atau hand sanitizer.

Penggunaan antiseptik dalam mencuci tangan dimaksudkan untuk membunuh mikroorganisme yang dapat mengganggu kesehatan. Dalam cairan pembersih, antiseptik yang umu digunakan adalah dari jenis alkohol, seperti etanol, isopropil etanol ataupun propanol.

Kadar efektif alkohol sebagai antiseptik adalah 70 persen. Kandungan alkohol dibawah 70 persen tida akan efektif menghilangkan bakteri ataupun virus. Selain itu, dklam hand sanitizer juga sering ditambahakan zat lain, misal triclosasn, Chlorhexidine, Chloroxylenol, Hexachlorophene, Iodine and iodophors dan senyawa ammonium kuarterner. Namun yang paling umum adalah campuran alkohol dan triclosan.

Kombinasi alkohol dengan triclosan mempunyai tujuan tertentu. Alkohol, sebagai antiseptik, memang efektif menghilangkan bakteri. Namun sifat alkohol adalah bekerja dalam jangka pendek. Untuk memberikan efek antiseptik yang dapat bertahan lebih lama, ditambahkan dengan triclosan. Dan kombinasi ini memberikan hasil yang positif.

Masalahnya adalah apakah penggunaan hand sasnitizer atau cairan pembersih tersebut cukup efektif menghilangkan kuman dibandingkan dengan cuci tangan?

Penelitian tentang hal ini telah dilakukan dan hasilnya adalah penggunaan hand sanitizer sebagai antiseptik lebih efektif menghilangkan kuman dan bakteri dibanding mencuci tangan dengan menggunakan air dan sabun antiseptik. Meskipun demikian, mencuci tangan dengan sabun tetap memberikan hasil yang signifikan dalam menghilangkan jumlah kuman atau bakteri.

Agar hand sanitizer efektif mencegah infeksi, perlu diperhatikan cara penggunaannya yang tepat sebagai berikut:

  1. Tuangkan hand sanitizer pada tangan dalam jumlah yang cukup untuk membasahi seluruh kedua telapak tangan.
  2. Gosokkan cairan tersebut merata ke kedua telapak tangan secara merata, kemudian dibiarkan kering dengan sendirinya. Jangan kemudian dibilas dengan air atau dikeringkan dengan handuk setelah menggunakan hand sanitizer. Agar memberikan hasil optimal, biarkan tangan terlebih dahulu kurang lebih 20-30 detik, hingga tangan benar-benar kering.

Dengan tangan yang bersih, beberapa jenis bakteri dan virus, seperti norovirus penyebab flu, dapat dicegah penularannya, terutama setelah menggunakan toilet, mengganti popok bayi, sebelum makan dan saat menyiapkan makanan.

Seperti kata pepatah, kebersihan adalah pangkal kesehatan. Dengan menjaga kebersihan tangan dapat mencegah berbagai virus dan bakteri yang dapat menyebabkan berbagai penyakit. Dan tindakan ini dilakukan dengan cara yang cukup sederhana.

Jadi, siapa bilang hidup sehat itu sulit? Untuk sehat, bisa dimulai dengan hal yang sederhana tho, seperti mencuci tangan atau gunakan hand sanitizer.

Incoming search terms:
  • sabun cuci tangan antiseptik
  • antis non alcohol pencuci tangan
  • apakah virus mati sabun antiseptik mencuci tangan
  • cairan pembersih tangan
  • jenis cuci tangan fan cairan yg digunakan#spf=1
  • nama nama hand sanitizer
  • pembersih tangan antiseptik bisa dibawa
  • sabun cuci tangan anti septik

admin

Teguh IW, seorang farmasis, suka menulis, ingin menjadi full time blogger, dan bekerja di Apotek Randukuning, Pati, Jawa Tengah.

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>