kacang rebus

Cemilan Sehat Kacang Tanah

Saya termasuk orang yang suka ngemil. Karena itu saya agak susah jika tidak ada cemilan saat saya, misalnya, sedang menulis artikel untuk blog saya ini. Dan cemilan favorit saya adalah kacang rebus. Tapi berkaitan dengan kacang rebus ini, seringkali ada saja pertanyaan “Pak Te suka kacang tanah to? Kan itu banyak mengandung lemak. Apa nggak ngaruh itu buat kesehatan?”

Saya yang penggemar kacang ini bukan tak tahu anggapan kacang tanah sebagai makanan tak sehat. Justru sebaliknya. Selain rasanya gurih, kacang tanah itu merupakan makanan sehat. Tak percaya?

Kandungan Kacang Tanah

Kacang tanah merupakan salah satu komoditas pertanian Indonesia. Biasanya petani membudidayakan tanaman ini sebagai selingan diantara musim tanam padi. Biasanya, kacang tanah ini ditanam di musim kemarau, karena kacang tanah termasuk palawija yang tidak terlalu banyak membutuhkan air seperti padi.

Wikipedia menyebutkan kandungan kacang tanah terdiri dari lemak, protein, zat besi, vitamin E, B kompleks dan berbagai mineral lain. Bahkan kandungan protein kacang tanah lebih tinggi dibanding daging dan telur. Kacang tanah juga mengandung tepung. Bahkan tepung dari kacang tanah bebas gluten, sehingga aman dikonsumsi oleh orang yang menderita penyakit celiac (Celiac Disease).

Kacang tanah memang mempunyai kandungan gizi yang cukup lengkap. Dan hal itu membuat kacang mempunyai manfaat kesehatan yang baik, tidak seperti disalah pahami banyak orang.

Cemilan Kacang Tanah

Berbagai studi menunjukkan kacang tanah merupakan cemilan yang sehat. Tentu saja jika dalam junmlah dan takaran yang tepat dan tidak berlebih. Berikut adalah hal yang menjadikan kacang tanah cemilan sehat:

Kacang tanah mengandung berbagai vitamin seperti vitamin E, asam folat, protein, lemak tak jenuh tunggal dan magnesium dan antioksidan. Nutrisi tersebut mempunyai efek positif terhadap kesehatan, sebab menurunkan resiko penyakit jantung. Studi mengungkap bahwa resiko penyakit jantung menurun pada orang yang mengkonsumsi 140 gram kacang-kacangan atau lebih per minggu menurun sebesar 35 persen.

Kacang tanah memang mengandung lemak, sehingga banyak yang menduga kacang mengandung kolesterol tinggi. Ada benarnya, namun kandungan lemak dalam kacang adalah lemak tidak jenuh tunggal. Lemak semacam ini merupakan lemak baik, yang justru akan melarutkan timbunan asam lemak dalam pemuluh darah sehingga pembuluh darah akan lebih lentur.

Kandungan kolesterol jahat akan menurun dan kadar kolestrol baik akan meningkat. Hal ini karena lemak yang terkandung dalam kacang tanah adalah kolesterol baik.

Dengan fakta tersebut di atas masihkah mengira kacang tanah makanan yang tak sehat? Bagi yang tengah menjalankan program diet, kacang tanah merupakan pilihan makanan yang mendukung program tersebut. Caranya adalah dengan mengganti makanan yang berkalori dengan klacang tanah, bukan dengan menambah kacang tanah dalam menu diet. Konsumsi kacang tanah akan membuat rasa kenyang yang lebih lama, sehingga keinginan untuk makan dapat lebih ditekan.

Meski pada dasarnya kacang tanah merupakan cemilan sehat, tetap terdapat beberapa rambu-rambu dalam mengkonsumsinya. Beberapa hal perlu diperhatikan:

  • Terdapat sekitar 160-200 kalori dalam 28 gram kacang, dalam takaran yang mudah, sekitar 1 genggam tangan.. Ini merupakan jumlah kalori yang disarankan setiap harinya. Jangan mengkonsumsi kacang tanah berlebih agar progaram diet belangsung dengan lancar.
  • Selain dalam bentuk asli, konsumsi kacang juga dalam bentuk lain seperti selai yang dipadu dengan roti gandum.
  • Konsumsi kacang tanah rebus lebih baik dibanding kacang yang digoreng.

Jadi memang kacang tanah merupakan cemilan yang sehat, gurih lagi.

admin

Teguh IW, seorang farmasis, suka menulis, ingin menjadi full time blogger, dan bekerja di Apotek Randukuning, Pati, Jawa Tengah.

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>