minum obat ibu hamil

Bolehkah Ibu Hamil Minum Obat Antibiotik?

“Jeng, sudah tahu belum kalau Bu Joko hamil lagi. Wah kesampaian juga akhirnya. Lama sekali ingin menambah momongan, akhirnya kerja keras bu Joko berhasil dech..”, rumpi ibu-ibu, di tempat biasa, pasar sayur tiban depan rumahku. Tentu saja berita kehamilan bu Joko segera menjadi trending topic di pagi itu.
inside out blu ray download
Aku yang dari teras mendengar kehebohan ibu-ibu ngerumpi kadang tersenyum sendiri. Sebab ada-ada saja kalimat menggelikan yang terlontar, seperti misalnya tadi, kerja keras. Sejak kapan seseorang kerja keras untuk hamil? Kerja berkeringat iya, kerja keras tidak. Ya tho? Hi.. hi… hi…

Ditengah seru-serunya rumpi, tiba-tiba Pak Joko datang. Bukan untuk menemui ibu-ibu yang tengah clubbing, tapi justru bertamu ke rumahku. Dan setelah saya persilakan untuk duduk santai, langsung saja pertanyaan terlontar.

“Pak T, minum obat antibiotik untuk ibu hamil aman apa ndak ya? Diajengku itu sakit panas. Salah satu obat yang diberikan adalah antibiotik ini. Bolehkah ibu hamil minum obat antibiotik Pak T?” tanya Pak Joko sambil menyodorkan segepok obat. Saya amati obat itu. Hm… ada memang obat antibiotik di sana.

Efek Obat Antibiotik Pada Ibu Hamil

Antibiotik adalah jenis obat yang sangat luas digunakan. Sebab penyakit infeksi merupakan penyakit yang sangat besar penderitanya. Dan untuk mengatasi infeksi, antibiotik memegang peranan utama.

Tapi seperti semua obat, selalu ada sisi-sisi gelap, yang belum sepenuhnya diketahui dan terungkap mengenai efek samping dan efek toksik, terutama efek samping pada janin dan bayi. Sebab sangat tidak etis dan bertentangan dengan kemanusiaan jika dilakukan uji toksisitas pada janin dan bayi. Karena itulah, banyak obat yang belum ditetapkan standar keamanannya untuk digunakan pada kehamilan, bayi dan anak-anak. Namun pada obat yang telah diketahui berefek negatif pada janin, obat semacam ini dilarang digunakan pada ibu hamil.

Janin, dalam kehidupannya, sangat tergantung pada pasokan makanan dari ibu. Apa yang terserap dalam darah ibu dapat mengalir ke dalam tubuh janin melalui plasenta. Karena itu, bat yang diminum ibu hamil, dapat mempengaruhi janin dalam kandungannya.4. Siprofloksasin dan Turunannya

FDA (Food And Drug Administration), yaitu semacam badan pengawas obat dan makanan Amerika Serikat membagi keamanan obat, dalam hubungannya dengan kehamilam, menjadi beberapa kategori, yaitu:

Kategori A, yaitu obat berdasarkan penelitian, tidak menunjukkan adanyan resiko pada janin. Contohnya adalah berbagai jenis vitamin, namun tidak untuk vitamin dosis tinggi.

Kategori B,yaitu obat yang tidak menunjukkan adanya resiko pada janin, namun belum ada data yang cukup pada manusia. Efek merugikan ditemukan pada hewan coba, namun belum bisa dibuktikan ada pada manusia. Beberapa obat antibiotik seperti penisilin termasuk dalam katagri ini.

Kategori C, belum ada penelitian yang cukup pada hewan dan manusia, atau telah ada efek negatif pada binatang, namun belum ada data yang cukup pada manusia. Banyak obat yang termasuk dalam katagori ini.

Kategori D, telah ada bukti adanya resik pada janin, namun manfaat pemberiannya lebih tinggi dibanding resiko tersebut.

Kategori X, yaitu obat yang resiko pemberiannya lebih tinggi dibanding manfaat yang diperoleh. Dengan kata lain obat ini tidak boleh diberikan pada ibu hamil (kontra indikasi).

Lalu antibiotik apa saja yang boleh dan tidak boleh diberikan pada wanita hamil? Banyak ragamnya dan jika dituliskan di sini, ya seperti kuliah farmakologi dan toksikologi. Karena itu, saya tuliskan saja yang sering dan luas digunakan saja. Yang saya tulis inside out blu ray downloadadalah obat antibiotik yang tidak boleh diminum (kontra indikasi).

1. Tetrasiklin Dan Turunannya

Tertrasiklin dan turunannya merupakan antibiotik yang cukup banyak digunakan. Merek yang paling terkenal adalah Super Tetra. Dalam tubuh, tetrasiklin dapat berikatan dengan kalsium. Karena efek inilah pertumbuhan tulang dan gigi janin dapat terganggu.

Efek tersebut juga masih melekat pada turunan tetrasiklin seperti Oksitetrasiklin (Corsamycetin, Terramycin), Doksisiklin (Arclate, Interdoxin, Vibramycin) dan Minosiklin (Nomika).

2. Kotrimoksazol
Dalam pasaran, kotrimoksazol (Bactrim, Primadex, Erphatrim, Sanprima) sebenarnya adalah kombinasi dari 2 macam obat yaitu sulfametoksazol dan trimetoprim. Obat antibiotik ini cukup populer sebagai obat anti infeksi saluran nafas bagian inside out blu ray downloadatas.

Mekanisme kerja obat ini adalah dengan penghambatan sintesis asam folat pada bakteri. Pada manusia, mekanisme ini tidak berlaku karena manusia mendapatkan asam folat dari makanan, tidak dengan cara sintesis.

Meski secara teoritik kotrimoksazol tidak mempengaruhi asam flat pada manusia, namun menurut Organization of Teratology Information Specialist (OTIS), obat tersebut dapat menurunkan kadar asam folat pada wanita hamil.

Asam folat itu sendiri merupakan vitamin penting untuk dalam perkembangan sel dan kecerdasan. Kekurangan asam folat dapat menyebabkan bayi lahir dengan bibir sumbing dan kelainana syaraf. Sedangkan jika di minum pada trimester akhir kehamilan, dapat menyebabkan bayi lahir kuning.

3. Streptomisin Dan Turunannya
Streptomisin  merupakan antibiotik golonga makrolida. Termasuk dalam golongan ini adalah neomisin (Betason N, Apolar N, Benoson N), gentamisin (Genoint, Sagestam, Garamycin) dan tobramisin. Antibiotik golongan ini sering digunakan untuk mengatasi infeksi kulit dalam bentuk salep atau krim. Meski dipakai pada kulit, namun dapat diserap melalui kulit ke dalam tubuh.  Pemakaian obat ini dapat menimbulkan kerusakan dan kelainan ginjal. Selain itu juga menyebabkan kerusakan telinga janin.

4. Siprofloksasin dan Turunannya
Siprofloksasin (Baquinor, Quinox, Renator) merupakan antibiotik golongan kuinolon yang paling populer. Turunan lainnya adalah levofloksasin (Cravit, Cravox) dan ofloksasin (Betaflox, Tarivid, Ostrid). Spektrum antibakteri obat ini termasuk luas, meliputi bakteri gram negatif dan positif. Karena itu dapat digunkan untuk mengatasi berbagai penyakit infeksi.

Pada wanita hamil, obat ini dapat mempengaruhi pembentukan sendi bayi. Karena itu siprofloksasin jangan diberikan pada ibu hamil.

Ibu hamil memang boleh minum obat, termasuk antibiotik. Tapi tidak semua. Ada obat-obat tertentu yag tidak boleh diminum, seperti yang telah diuraikan di atas.  Jadi kalau anda adalah ibu hamil dan mendapatkan obat seperti tersebut di atas, jangan ragu untuk minta diganti. Sebab obat-obat tersebut terbukti berpengaruh buruk pada janin yang dikandung.

Incoming search terms:
  • supertetra untuk ibu menyusui
  • obat supertetra boleh untuk ibu menyusui
  • minum super tetra saat hamil bahaya tidak
  • minum asam folat diminum dengan antibiotik
  • menyusui minum supertetra bahayakah
  • kapsul pak tani buat ibu menyusui
  • hamil bolehkah minum obat super tetra
  • boleh kah ibu hamil mnum obat vosea
  • Bahayakah bumil minum super tetra berkelanjutan
  • apakah tetra bisa di konsumsi ibu hamil

admin

Teguh IW, seorang farmasis, suka menulis, ingin menjadi full time blogger, dan bekerja di Apotek Randukuning, Pati, Jawa Tengah.

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>